Intip 7 Hal Penting tentang Pakaian Adat Sumatera Barat yang Bikin Kamu Penasaran

jurnal


pakaian adat sumatera barat

Pakaian adat Sumatera Barat adalah pakaian tradisional yang dikenakan oleh masyarakat Minangkabau di provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Pakaian adat ini memiliki ciri khas yang unik dan beragam, serta memiliki nilai budaya dan sejarah yang tinggi.

Pakaian adat Sumatera Barat memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat Minangkabau. Pakaian ini dikenakan pada acara-acara adat, seperti upacara pernikahan, perayaan hari besar, dan acara kebudayaan lainnya. Selain itu, pakaian adat ini juga digunakan sebagai simbol identitas dan kebanggaan masyarakat Minangkabau.

Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih dalam tentang pakaian adat Sumatera Barat, termasuk jenis-jenisnya, sejarahnya, dan makna filosofisnya. Kita juga akan mengeksplorasi peran penting pakaian adat ini dalam kehidupan masyarakat Minangkabau.

Pakaian Adat Sumatera Barat

Pakaian adat Sumatera Barat merupakan salah satu elemen penting dalam kebudayaan masyarakat Minangkabau. Pakaian ini memiliki beragam jenis, makna, dan fungsi dalam kehidupan masyarakat. Berikut adalah tujuh aspek penting dari pakaian adat Sumatera Barat:

  • Jenis
  • Fungsi
  • Makna
  • Sejarah
  • Filosofi
  • Nilai budaya
  • Pelestarian

Jenis pakaian adat Sumatera Barat sangat beragam, antara lain baju kurung, baju melayu, dan baju pesak. Fungsi pakaian ini juga beragam, mulai dari pakaian sehari-hari hingga pakaian upacara adat. Makna yang terkandung dalam setiap jenis pakaian adat juga berbeda-beda, seperti melambangkan status sosial, kebesaran, dan kesakralan.

Sejarah pakaian adat Sumatera Barat sangat panjang dan kaya. Pakaian ini telah mengalami berbagai perubahan dan pengaruh dari budaya lain. Filosofi yang mendasari desain dan pembuatan pakaian adat Sumatera Barat juga sangat mendalam, mencerminkan nilai-nilai luhur masyarakat Minangkabau. Nilai budaya yang terkandung dalam pakaian adat Sumatera Barat sangat tinggi, menjadikannya sebagai salah satu warisan budaya yang harus dilestarikan.

Pelestarian pakaian adat Sumatera Barat sangat penting untuk menjaga kelestarian budaya Minangkabau. Upaya pelestarian dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti dokumentasi, pendidikan, dan revitalisasi. Dengan melestarikan pakaian adat Sumatera Barat, kita juga melestarikan identitas dan nilai-nilai budaya masyarakat Minangkabau.

Jenis

Pakaian adat Sumatera Barat memiliki beragam jenis, masing-masing memiliki karakteristik dan fungsi yang berbeda. Berikut adalah beberapa jenis utama pakaian adat Sumatera Barat:

  • Baju Kurung

    Baju kurung adalah pakaian adat yang paling umum dikenakan oleh masyarakat Minangkabau. Baju ini berbentuk longgar dan menutupi seluruh tubuh, dari leher hingga mata kaki. Baju kurung biasanya terbuat dari kain tenun dengan motif-motif tradisional Minangkabau.

  • Baju Melayu

    Baju melayu adalah pakaian adat yang dikenakan oleh kaum laki-laki Minangkabau. Baju ini berbentuk kemeja lengan panjang dengan kerah terbuka. Baju melayu biasanya terbuat dari kain satin atau beludru, dan sering dipadukan dengan celana panjang dan songket.

  • Baju Pesak

    Baju pesak adalah pakaian adat yang dikenakan oleh kaum perempuan Minangkabau yang sudah menikah. Baju ini berbentuk longgar dan menutupi seluruh tubuh, kecuali bagian kepala dan tangan. Baju pesak biasanya terbuat dari kain tenun dengan motif-motif yang lebih rumit dibandingkan baju kurung.

  • Pakaian Penghulu

    Pakaian penghulu adalah pakaian adat yang dikenakan oleh penghulu atau pemimpin adat Minangkabau. Pakaian ini terdiri dari baju kurung, celana panjang, dan selempang yang disebut taluak. Pakaian penghulu biasanya terbuat dari kain tenun yang mewah, dan sering dihiasi dengan sulaman benang emas.

Selain jenis-jenis utama tersebut, masih terdapat banyak variasi dan modifikasi pakaian adat Sumatera Barat yang berkembang di berbagai daerah di provinsi tersebut. Keragaman jenis pakaian adat ini mencerminkan kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat Minangkabau.

Fungsi

Pakaian adat Sumatera Barat memiliki beragam fungsi dalam kehidupan masyarakat Minangkabau. Selain sebagai pakaian sehari-hari, pakaian adat juga digunakan dalam berbagai acara adat dan kegiatan budaya.

  • Pakaian Sehari-hari

    Pakaian adat Sumatera Barat jenis baju kurung dan baju melayu sering dikenakan sebagai pakaian sehari-hari oleh masyarakat Minangkabau. Pakaian ini nyaman dipakai dan cocok untuk aktivitas sehari-hari, seperti bekerja, bersekolah, atau bersosialisasi.

  • Pakaian Upacara Adat

    Pakaian adat Sumatera Barat jenis baju pesak dan pakaian penghulu khusus dikenakan pada acara-acara adat, seperti pernikahan, kelahiran, dan kematian. Pakaian ini melambangkan status sosial dan kebesaran pemakainya, serta menunjukkan penghormatan terhadap adat istiadat.

  • Pakaian Kegiatan Budaya

    Pakaian adat Sumatera Barat juga digunakan dalam berbagai kegiatan budaya, seperti pertunjukan tari, musik, dan teater tradisional. Pakaian ini menambah keindahan dan kemegahan acara budaya, serta melestarikan nilai-nilai budaya Minangkabau.

  • Pakaian Simbol Identitas

    Pakaian adat Sumatera Barat juga berfungsi sebagai simbol identitas masyarakat Minangkabau. Pakaian ini membedakan masyarakat Minangkabau dari kelompok etnis lainnya, dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi pemakainya.

Dengan demikian, pakaian adat Sumatera Barat memiliki fungsi yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat Minangkabau, baik sebagai pakaian sehari-hari, pakaian upacara adat, pakaian kegiatan budaya, maupun simbol identitas.

Makna

Pakaian adat Sumatera Barat memiliki makna yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat Minangkabau. Makna-makna tersebut tersirat dalam setiap detail pakaian, mulai dari jenis kain, warna, motif, hingga aksesori yang dikenakan.

  • Simbol Status Sosial

    Jenis pakaian adat yang dikenakan menunjukkan status sosial pemakainya. Misalnya, pakaian penghulu hanya boleh dikenakan oleh pemimpin adat, sementara pakaian pesak hanya boleh dikenakan oleh perempuan yang sudah menikah.

  • Representasi Filosofi Hidup

    Motif-motif yang terdapat pada pakaian adat Sumatera Barat mengandung makna filosofis yang mendalam. Misalnya, motif pucuk rebung melambangkan harapan dan pertumbuhan, sementara motif akar berdaun melambangkan hubungan yang kuat dengan keluarga dan masyarakat.

  • Penanda Identitas Budaya

    Pakaian adat Sumatera Barat menjadi penanda identitas budaya masyarakat Minangkabau. Pakaian ini membedakan masyarakat Minangkabau dari kelompok etnis lain, dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi pemakainya.

  • Penghormatan terhadap Leluhur

    Pakaian adat Sumatera Barat juga merupakan bentuk penghormatan terhadap leluhur. Pakaian ini diwariskan turun-temurun dan menjadi simbol kelestarian budaya Minangkabau.

Dengan demikian, pakaian adat Sumatera Barat tidak hanya sekadar pakaian, tetapi juga mengandung makna yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat Minangkabau. Makna-makna tersebut tercermin dalam setiap detail pakaian, dan menjadikannya sebagai salah satu warisan budaya yang sangat berharga.

Sejarah

Sejarah pakaian adat Sumatera Barat sangat panjang dan kaya. Pakaian adat ini telah mengalami berbagai perubahan dan pengaruh dari budaya lain, namun tetap mempertahankan ciri khas dan identitasnya.

  • Pengaruh Budaya Melayu

    Budaya Melayu memiliki pengaruh yang kuat terhadap pakaian adat Sumatera Barat, terutama pada pakaian adat kaum laki-laki. Hal ini terlihat pada penggunaan baju melayu dan celana panjang sebagai pakaian adat sehari-hari.

  • Pengaruh Budaya Minangkabau

    Meskipun memiliki pengaruh budaya Melayu, pakaian adat Sumatera Barat tetap mempertahankan ciri khas budaya Minangkabau. Hal ini terlihat pada penggunaan kain tenun dengan motif-motif tradisional Minangkabau, serta penggunaan aksesori-aksesori seperti selendang dan kalung.

  • Pengaruh Budaya Islam

    Agama Islam juga memberikan pengaruh terhadap pakaian adat Sumatera Barat. Hal ini terlihat pada penggunaan jilbab bagi perempuan Muslim, serta penggunaan warna-warna gelap seperti hitam dan hijau pada pakaian adat.

  • Perubahan dan Perkembangan

    Seiring berjalannya waktu, pakaian adat Sumatera Barat mengalami perubahan dan perkembangan. Perubahan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti perkembangan mode dan teknologi. Namun, perubahan tersebut tidak menghilangkan ciri khas dan identitas pakaian adat Sumatera Barat.

Dengan demikian, sejarah pakaian adat Sumatera Barat merupakan cerminan dari akulturasi budaya yang terjadi di Sumatera Barat. Pakaian adat ini telah mengalami berbagai perubahan dan pengaruh, namun tetap mempertahankan ciri khas dan identitasnya sebagai bagian dari budaya Minangkabau.

Filosofi

Filosofi memegang peranan penting dalam pakaian adat Sumatera Barat. Filosofi tersebut terwujud dalam setiap detail pakaian, mulai dari jenis kain, warna, motif, hingga aksesori yang dikenakan. Filosofi ini mencerminkan nilai-nilai luhur masyarakat Minangkabau dan menjadikannya lebih dari sekadar pakaian, tetapi juga sebagai representasi identitas budaya.

  • Simbol Status Sosial

    Jenis pakaian adat yang dikenakan menunjukkan status sosial pemakainya. Misalnya, pakaian penghulu hanya boleh dikenakan oleh pemimpin adat, sementara pakaian pesak hanya boleh dikenakan oleh perempuan yang sudah menikah. Filosofi ini mengajarkan masyarakat untuk menghormati hierarki dan struktur sosial yang berlaku.

  • Representasi Filosofi Hidup

    Motif-motif yang terdapat pada pakaian adat Sumatera Barat mengandung makna filosofis yang mendalam. Misalnya, motif pucuk rebung melambangkan harapan dan pertumbuhan, sementara motif akar berdaun melambangkan hubungan yang kuat dengan keluarga dan masyarakat. Filosofi ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu menjaga nilai-nilai luhur dalam kehidupan.

  • Penanda Identitas Budaya

    Pakaian adat Sumatera Barat menjadi penanda identitas budaya masyarakat Minangkabau. Pakaian ini membedakan masyarakat Minangkabau dari kelompok etnis lain, dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi pemakainya. Filosofi ini mengajarkan masyarakat untuk menghargai dan melestarikan budaya leluhur.

  • Penghormatan terhadap Leluhur

    Pakaian adat Sumatera Barat juga merupakan bentuk penghormatan terhadap leluhur. Pakaian ini diwariskan turun-temurun dan menjadi simbol kelestarian budaya Minangkabau. Filosofi ini mengajarkan masyarakat untuk selalu mengingat dan menghargai jasa-jasa leluhur.

Dengan demikian, filosofi yang terkandung dalam pakaian adat Sumatera Barat sangatlah kaya dan mendalam. Filosofi ini menjadi pedoman hidup masyarakat Minangkabau dan memperkuat identitas budaya mereka. Pakaian adat Sumatera Barat tidak hanya sekadar pakaian, tetapi juga merupakan warisan budaya yang sangat berharga.

Nilai Budaya

Pakaian adat Sumatera Barat memiliki nilai budaya yang sangat tinggi. Hal ini dikarenakan pakaian adat tersebut merupakan representasi dari identitas budaya masyarakat Minangkabau. Pakaian adat ini diwariskan secara turun-temurun dan menjadi simbol kelestarian budaya Minangkabau.

Nilai budaya yang terkandung dalam pakaian adat Sumatera Barat antara lain:

  • Nilai kesopanan
  • Nilai keindahan
  • Nilai kebersamaan
  • Nilai religiusitas

Nilai-nilai tersebut tercermin dalam setiap detail pakaian adat Sumatera Barat, mulai dari jenis kain, warna, motif, hingga aksesori yang dikenakan. Misalnya, penggunaan kain tenun dengan motif-motif tradisional Minangkabau menunjukkan nilai keindahan dan kebersamaan. Sementara itu, penggunaan warna-warna gelap seperti hitam dan hijau menunjukkan nilai religiusitas.

Pakaian adat Sumatera Barat juga memiliki makna filosofis yang mendalam. Makna-makna tersebut tersirat dalam setiap motif yang terdapat pada pakaian adat. Misalnya, motif pucuk rebung melambangkan harapan dan pertumbuhan, sementara motif akar berdaun melambangkan hubungan yang kuat dengan keluarga dan masyarakat.

Dengan demikian, pakaian adat Sumatera Barat tidak hanya sekadar pakaian, tetapi juga mengandung nilai budaya yang sangat tinggi. Nilai-nilai tersebut menjadi pedoman hidup masyarakat Minangkabau dan memperkuat identitas budaya mereka.

Pelestarian

Pelestarian pakaian adat Sumatera Barat merupakan hal yang sangat penting untuk menjaga kelestarian budaya Minangkabau. Pakaian adat ini merupakan salah satu warisan budaya yang sangat berharga dan menjadi simbol identitas masyarakat Minangkabau.

Pakaian adat Sumatera Barat memiliki nilai budaya yang tinggi, baik dari segi sejarah, filosofi, maupun estetika. Pakaian adat ini juga memiliki fungsi sosial yang penting, yaitu sebagai penanda status sosial, representasi budaya, dan penghormatan terhadap leluhur.

Namun, seiring berjalannya waktu, pakaian adat Sumatera Barat menghadapi berbagai tantangan dalam upaya pelestariannya. Tantangan tersebut antara lain perubahan gaya hidup, pengaruh budaya asing, dan kurangnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya pelestarian budaya.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, diperlukan upaya pelestarian yang komprehensif dari seluruh lapisan masyarakat. Upaya pelestarian tersebut dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti:

  • Dokumentasi dan penelitian tentang pakaian adat Sumatera Barat.
  • Pendidikan dan sosialisasi tentang pentingnya pelestarian budaya.
  • Revitalisasi dan pemanfaatan pakaian adat Sumatera Barat dalam kehidupan sehari-hari.
  • Kerja sama dengan pemerintah dan lembaga terkait dalam upaya pelestarian budaya.

Dengan upaya pelestarian yang komprehensif dan berkelanjutan, kita dapat menjaga kelestarian pakaian adat Sumatera Barat sebagai salah satu warisan budaya yang sangat berharga.


Pakaian adat Sumatera Barat

Berikut adalah beberapa pertanyaan umum beserta jawabannya mengenai pakaian adat Sumatera Barat:

Pertanyaan 1: Apa saja jenis pakaian adat Sumatera Barat?

Jawaban: Pakaian adat Sumatera Barat terdiri dari beberapa jenis, antara lain baju kurung, baju melayu, baju pesak, dan pakaian penghulu.

Pertanyaan 2: Apa fungsi pakaian adat Sumatera Barat?

Jawaban: Pakaian adat Sumatera Barat memiliki beragam fungsi, seperti pakaian sehari-hari, pakaian upacara adat, pakaian kegiatan budaya, dan simbol identitas.

Pertanyaan 3: Apa makna filosofis dari pakaian adat Sumatera Barat?

Jawaban: Pakaian adat Sumatera Barat mengandung makna filosofis yang mendalam, seperti simbol status sosial, representasi filosofi hidup, penanda identitas budaya, dan penghormatan terhadap leluhur.

Pertanyaan 4: Bagaimana cara melestarikan pakaian adat Sumatera Barat?

Jawaban: Pelestarian pakaian adat Sumatera Barat dapat dilakukan melalui dokumentasi, pendidikan, revitalisasi, dan kerja sama dengan seluruh lapisan masyarakat.

Pakaian adat Sumatera Barat merupakan warisan budaya yang sangat berharga dan menjadi simbol identitas masyarakat Minangkabau. Dengan memahami dan melestarikan pakaian adat ini, kita dapat menjaga kelestarian budaya Minangkabau untuk generasi mendatang.

Tips: Untuk informasi lebih lanjut tentang pakaian adat Sumatera Barat, Anda dapat mengunjungi museum atau pusat budaya, serta membaca buku atau artikel yang membahas topik ini.


Tips Mengenal Pakaian Adat Sumatera Barat

Untuk mengenal lebih dalam tentang pakaian adat Sumatera Barat, berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda lakukan:

Tip 1: Kunjungi Museum atau Pusat Budaya
Museum dan pusat budaya biasanya memiliki koleksi pakaian adat Sumatera Barat yang dapat Anda lihat secara langsung. Anda juga dapat memperoleh informasi tentang sejarah, filosofi, dan makna dari pakaian adat tersebut.

Tip 2: Baca Buku atau Artikel
Terdapat banyak buku dan artikel yang membahas tentang pakaian adat Sumatera Barat. Dengan membaca sumber-sumber tersebut, Anda dapat memperoleh pengetahuan yang lebih mendalam tentang berbagai aspek pakaian adat ini.

Tip 3: Hadiri Acara Adat
Pada acara-acara adat Minangkabau, Anda dapat melihat masyarakat mengenakan pakaian adat secara langsung. Ini merupakan kesempatan yang baik untuk mengamati berbagai jenis, fungsi, dan makna dari pakaian adat Sumatera Barat.

Tip 4: Belajar dari Pengrajin Tradisional
Pengrajin tradisional pakaian adat Sumatera Barat memiliki pengetahuan dan keterampilan yang mendalam tentang pembuatan pakaian adat tersebut. Anda dapat belajar dari mereka tentang teknik pembuatan, bahan yang digunakan, dan makna dari setiap motif.

Dengan mengikuti tips-tips ini, Anda dapat meningkatkan pengetahuan Anda tentang pakaian adat Sumatera Barat dan semakin menghargai warisan budaya yang berharga ini.

Mengenal pakaian adat Sumatera Barat tidak hanya memperkaya wawasan budaya Anda, tetapi juga menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Minangkabau.


Kesimpulan

Pakaian adat Sumatera Barat merupakan representasi identitas budaya masyarakat Minangkabau yang kaya akan sejarah, filosofi, dan nilai budaya. Pakaian adat ini memiliki beragam jenis, fungsi, dan makna yang mencerminkan nilai-nilai luhur masyarakat Minangkabau.

Pelestarian pakaian adat Sumatera Barat merupakan hal yang sangat penting untuk menjaga kelestarian budaya Minangkabau. Upaya pelestarian dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti dokumentasi, pendidikan, revitalisasi, dan kerja sama seluruh lapisan masyarakat. Dengan melestarikan pakaian adat Sumatera Barat, kita juga melestarikan identitas dan nilai-nilai budaya masyarakat Minangkabau untuk generasi mendatang.

Artikel Terkait

Bagikan:

Artikel Terbaru

Durasi Jalan Kaki untuk Perut Buncit, Cara Sederhana Menuju Perut Rata yang Lebih Sehat

publish oleh jurnal
Durasi Jalan Kaki untuk Perut Buncit, Cara Sederhana Menuju Perut Rata yang Lebih Sehat

Jakarta, CNN Indonesia -- Perut buncit bukan cuma mengganggu penampilan, tapi juga bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Kabar baiknya, Anda tak perlu merogoh kocek dalam-dalam untuk mengatasinya. Jalan kaki, olahraga sederhana yang bisa dilakukan siapa saja, ternyata ampuh mengecilkan perut buncit. Kuncinya? Konsistensi.Tak perlu peralatan khusus, cukup sepatu nyaman dan sedikit waktu luang, Anda sudah bisa melangkah menuju perut rata. Penasaran berapa lama dan bagaimana caranya? Simak penjelasannya berikut ini.

Gugatan Redenominasi Rp 1.000 Jadi Rp 1 di MK, Legal Standing Pemohon Disorot Menuai Kontroversi Publik

publish oleh jurnal
Gugatan Redenominasi Rp 1.000 Jadi Rp 1 di MK, Legal Standing Pemohon Disorot Menuai Kontroversi Publik

Jakarta - Seorang advokat bernama Zico menggugat redenominasi rupiah dari Rp 1.000 menjadi Rp 1 ke Mahkamah Konstitusi (MK). Namun, dalam sidang yang digelar Selasa (22/4/2025), Hakim Konstitusi Saldi mempertanyakan kedudukan hukum dan kerugian yang dialami pemohon.Saldi menekankan pentingnya argumentasi yang kuat terkait kerugian aktual maupun potensial yang diderita pemohon akibat banyaknya angka nol pada mata uang rupiah. "Saya terus terang belum bisa meyakinkan dengan argumentasi legal standing itu," ujarnya. Ia menyarankan pemohon untuk memperkuat argumentasi terkait kerugian yang dialaminya jika redenominasi tidak dilakukan.

Apple dan Instagram Ngamuk Mengaku Diperas, Minta Tolong Donald Trump atas Tindakan Ini

publish oleh jurnal
Apple dan Instagram Ngamuk Mengaku Diperas, Minta Tolong Donald Trump atas Tindakan Ini

Raksasa teknologi AS seperti Apple dan Meta, induk perusahaan Facebook dan Instagram, mengadu ke Presiden Donald Trump setelah Uni Eropa menjatuhkan denda total US$800 juta (Rp 13,5 triliun). Mereka merasa diperas dan meminta intervensi AS.Meta paling keras bersuara. Joel Kaplan, Chief Global Affairs Meta, menyamakan denda dan paksaan untuk mengubah model bisnis iklan mereka dengan tarif impor. "Ini seperti tarif miliaran dolar yang memaksa kami menawarkan layanan yang lebih buruk," keluhnya, dikutip Reuters.

Marc Marquez di Ambang Lewati Rekor Podium Lorenzo, Akankah Sejarah Tercipta?

publish oleh jurnal
Marc Marquez di Ambang Lewati Rekor Podium Lorenzo, Akankah Sejarah Tercipta?

Start gemilang Marc Marquez di MotoGP 2025 membuatnya menjadi favorit juara. Dominasinya membuka peluang besar untuk melampaui rekor podium Jorge Lorenzo.Marquez tampil nyaris sempurna di empat seri pertama MotoGP 2025. Superstar Spanyol ini memborong tujuh kemenangan dari delapan balapan, bahkan menyapu bersih pole position di setiap kualifikasi.

Bos Apple Titip Pesan Menohok Buat Warga RI Pengguna iPhone yang Mengejutkan

publish oleh jurnal
Bos Apple Titip Pesan Menohok Buat Warga RI Pengguna iPhone yang Mengejutkan

Jakarta - Meskipun Apple masih berjaya di puncak pasar smartphone global, CEO-nya, Tim Cook, justru melontarkan pesan yang cukup menohok, terutama bagi pengguna iPhone di Indonesia. Di tengah laporan penjualan iPhone yang terus meningkat, termasuk kesuksesan iPhone 16e yang menyasar pasar menengah, Cook mengingatkan kita akan bahaya kecanduan gadget.Dalam wawancara terbarunya dengan GQ, Cook mengungkapkan kekhawatirannya tentang bagaimana manusia modern terlalu terpaku pada layar ponsel. "Filosofi saya, jika Anda melihat layar lebih lama ketimbang bertatapan mata dengan sesama manusia, ada yang salah dengan Anda," ungkapnya. Ia bahkan menekankan pentingnya fitur "Screen Time" di iPhone yang dirancang untuk membantu pengguna memantau dan mengontrol penggunaan perangkat mereka.

Rilis Laporan ESG 2024, J&T Express Dorong Praktik Keberlanjutan di Seluruh Jaringan Logistik untuk Masa Depan Lebih Baik

publish oleh jurnal
Rilis Laporan ESG 2024, J&T Express Dorong Praktik Keberlanjutan di Seluruh Jaringan Logistik untuk Masa Depan Lebih Baik

J&T Express, perusahaan logistik global, baru saja merilis Laporan Environmental, Social, and Governance (ESG) untuk tahun 2024. Laporan ini menunjukkan dedikasi mereka terhadap praktik bisnis berkelanjutan, mencakup upaya pelestarian lingkungan, kesejahteraan sosial, tata kelola perusahaan yang baik, dan inovasi teknologi.Sebagai pemain utama di industri logistik multinasional, J&T Express terus berupaya mengoptimalkan praktik ramah lingkungan di seluruh rantai logistiknya. Salah satu pencapaian terbesar di tahun 2024 adalah pembangunan taman industri rantai pasok pintar pertama milik J&T di Baoying, Jiangsu, China. Fasilitas ini memanfaatkan panel surya atap seluas 74.000 meter persegi yang menghasilkan energi sebesar 1.089.760 kWh hingga akhir Desember 2024. Ini setara dengan pengurangan emisi karbon dioksida sekitar 7.880 ton per tahun, sebuah langkah besar menuju logistik hijau.

Genjot Rasio Pajak, Sri Mulyani Pelototi Kegiatan Ilegal yang Merugikan Negara

publish oleh jurnal
Genjot Rasio Pajak, Sri Mulyani Pelototi Kegiatan Ilegal yang Merugikan Negara

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tak kenal lelah dalam upayanya meningkatkan rasio pajak Indonesia. Salah satu strategi yang dibidik adalah mengoptimalkan penerimaan pajak dari sektor-sektor ilegal yang selama ini luput dari pantauan.Dalam konferensi pers virtual Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) pada Kamis (24/4/2025), Sri Mulyani menjelaskan, "Kami tengah gencar melakukan ekstensifikasi pajak, fokusnya pada potensi pemungutan pajak yang belum optimal selama ini."

Google Minta Karyawan Kembali Ngantor Jika Tak Mau Dipecat atau Hadapi Konsekuensinya

publish oleh jurnal
Google Minta Karyawan Kembali Ngantor Jika Tak Mau Dipecat atau Hadapi Konsekuensinya

Setelah lima tahun pandemi, Google mulai memperketat aturan kerja jarak jauh. Raksasa teknologi ini meminta beberapa karyawan remote untuk kembali ke kantor atau berisiko kehilangan pekerjaan.CNBC melaporkan (24/4/2025), sejumlah divisi di Google telah memberi ultimatum kepada karyawannya: kembali bekerja hybrid (minimal tiga hari di kantor per minggu) atau terancam PHK. Ironisnya, beberapa karyawan ini sebelumnya telah mendapat izin resmi untuk bekerja sepenuhnya dari rumah.

Jarang Disadari, 5 Kebiasaan Sehari,hari yang Memicu Kanker dan Cara Menghindarinya

publish oleh jurnal
Jarang Disadari, 5 Kebiasaan Sehari,hari yang Memicu Kanker dan Cara Menghindarinya

Kita semua mendambakan hidup sehat, tetapi terkadang lupa bahwa ancaman kesehatan bisa datang dari kebiasaan sehari-hari yang luput dari perhatian. Rutinitas yang tampak sepele, jika dilakukan berulang-ulang, dapat berdampak buruk bagi tubuh dalam jangka panjang, bahkan memicu pertumbuhan sel kanker. Kabar baiknya, kita bisa mencegahnya sejak dini dengan mengubah pola hidup. Yuk, kita kenali 5 kebiasaan sehari-hari yang diam-diam bisa memicu kanker.Merokok adalah salah satu kebiasaan paling berbahaya yang dapat menyebabkan kanker. Kementerian Kesehatan RI menyatakan bahwa rokok mengandung 250 zat beracun dan 70 zat karsinogenik, berasal dari tembakau. Salah satu zat berbahaya tersebut adalah tar, yang dapat mengendap di paru-paru dan memicu kanker paru-paru, emfisema, serta penyakit lain seperti diabetes, penyakit jantung, dan gangguan kesuburan.

CEO Vale Indonesia Mengundurkan Diri Setelah Sekian Lama

publish oleh jurnal
CEO Vale Indonesia Mengundurkan Diri Setelah Sekian Lama

Febriany Eddy telah resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Presiden Direktur PT Vale Indonesia Tbk (INCO). Pengunduran diri ini efektif per 21 April 2025, sesuai keterangan resmi INCO kepada Bursa Efek Indonesia (BEI). Febriany kini menjabat sebagai Direktur di PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero), atau BKI, holding operasional Badan Pengelola Investasi (BPI) yang mengelola perusahaan negara di bawah Danareksa.Keputusan ini diambil menyusul penunjukan Febriany di BKI, yang dulunya dikenal sebagai badan klasifikasi kapal, bertugas memeriksa kapal berbendera Indonesia dan kapal asing di perairan Indonesia. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga atas UU Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN, melarang rangkap jabatan direksi BUMN. Aturan serupa juga terdapat dalam Anggaran Dasar Vale Indonesia.

Artikel Terbaru