STUDI IDENTIFIKASI PENCEMARAN LOGAM TIMBAL (Pb) DAN MERKURI (Hg) DI UDARA AMBIEN PADA LOKASI INDUSTRI PENGGUNA BAHAN BAKAR BATUBARA DI WILAYAH KABUPATEN BANDUNG

churchil febrion

Abstract


ABSTRAK

 

Konversi energi bahan bakar minyak (BBM) menjadi batubara untuk sektor industri di kabupaten bandung telah menimbulkan dampak pencemaran udara terhadap lingkungan. Jumlah pengguna batubara di kabupaten bandung sekira 147 industri, dengan tingkat konsumsi sekira 84.000 ton/bulan. Pembakaran batubara unit pembangkit uap (boiler) menghasilkan limbah abu dasar (bottom ash) dan abu terbang (fly ash), dari penelitian sebelumnya diketahui bahwa abu batubara mengandung silika, oksida logam  dan logam berat diantaranya logam Mangan, Timbal, Merkuri, Tembaga, Seng, Nikel, Kromium, Kobalt dan lain-lain.

Dari hasil penelitian terhadap kadar logam berat Timbal (Pb) dan Merkuri (Hg) dengan metoda grab sampling selama 24 jam dikawasan industri tekstil Majalaya, diketahui bahwa kadar timbal di lokasi up wind adalah 0,41 µg/m3, lokasi site : 0,31 µg/m3, dan lokasi downwind : 5,87 µg/m3. Pada lokasi downwind diketahui telah melewati nilai bakumutu udara ambien berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 41 tahun 1999 untuk logam timbal yaitu sebesar 2,0 µg/m3. Untuk logam berat merkuri (Hg) dari ketiga lokasi penelitian sudah terdeteksi keberadaannya, namun belum ada baku mutu yang mempersyaratkan nilainya. Nilai rata-rata kadar merkuri (Hg) adalah sebagai berikut : up wind 0,04 µg/m3; site 0,03 µg/m3 ; down wind 0.17 µg/m3 

 

Kata kunci :             batubara, pembangkit uap (boiler), abu dasar

 

ABSTRACT

Energy conversion of fuel oil ( BBM ) into the coal to the industrial sector in the district of Bandung has an impact of air pollution on the environment . The number of coal users in approximately 147 industrial districts of Bandung , with a consumption rate of approximately 84,000 tonnes / month . Burning coal in a steam generating unit ( boiler ) generates waste bottom ash ( bottom ash ) and fly ash ( fly ash ) , from previous studies it is known that coal ash contains silica , metal oxides and heavy metals including metal Manganese , Lead , Mercury , Copper , zinc , Nickel , Chromium , Cobalt etc.

From the results of research on levels of heavy metals Lead ( Pb ) and mercury ( Hg ) by grab sampling method for 24 hours at Majalaya region 's textile industry , it is known that the levels of lead in upwind location is 0.41 μg/m3 , the location of site: 0.31 μg/m3 , and downwind locations : 5.87 μg/m3 . At the location of this wind has been passed down the value of the ambient air (based on Government Regulation No. . 41, 1999) for lead metal is equal to 2.0 μg/m3 . For the heavy metal mercury ( Hg ) from three study sites had been detected , but there is no quality standard that requires its value . The average value of the levels of mercury ( Hg ) is as follows : 0.04 μg/m3 wind up ; site of 0.03 μg/m3 ; 0:17 wind down μg/m3

 

Keywords : coal, steam generator (boiler), bottom ash


Full Text:

PDF

References


Zannaria N.D, (2008), Studi Karakteristik Kimia Paparan Partikulat Terspirasi di kota Bandung, Tesis Program Magister Teknik Lingkungan, Institu Teknologi Bandung.

Sutra, D.E, (2009), Analisis Paparan Debu Terespirasi di Penambangan Kapur Padalarang- Jawa Barat, Tugas Akhir Strata Satu, Universitas Indonesia, diunduh pada 21 Juni 2013

Mukono (1997), Pencemaran Udara dan Pengaruhnya Terhadap Gangguan Saluran Pernafasan.

Fardiaz, (1992), Polusi Air dan Udara

Soedomo, (2000), Pencemaran Udara

BPLH Kabupaten Bandung (2011), Laporan Status Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten Bandung, Buku jilid 1 dan 2.

SNI 19-7119.3-2005, Cara Uji Partikel Tersuspensi Total Menggunakan Peralatan High Volume Air Sampler (HVAS) dengan Metoda Gravimetri.

SNI 19-7119.6-2005, Penentuan Lokasi Pengambilan Contoh Uji Pemantauan Kualitas Udara Ambien.

SNI 19-7119.4-2005, Cara Uji Kadar Timbal (Pb) Dengan Metoda Destruksi Basah Menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom.

SNI 19-7119.6-2005, Penentuan Lokasi Pengambilan Contoh Uji Pemantauan Kualitas Udara Ambien.

Lenore S.Clesceri et al. “Standard Methods for the Examination of Water and Waste Water”, 20th Edition, 1998, Methode 3500-Hg ( Determination of Mercury by Atomic Absorption Spectrophotometer)

John G. Farmer, Lorna J Eades and Margaret C.Graham (1999), The Lead Content and Isotopic Composition Of British Coal and Their Implication for past and Present, Release of Lead to The UK Environment, diunduh pada 20 Nopember 2013




DOI: https://doi.org/10.31848/ejtl.v1i1.73

Refbacks

  • There are currently no refbacks.