PERBANDINGAN PENGOLAHAN AIR SUNGAI CITARUM, AIR SUPERNATAN PRASEDIMENTASI, AIR EFLUEN GUTERTAP (GUGUS FILTER MULTITAHAP) MENGGUNAKAN KOAGULAN ALUMINUM SULFAT DAN SERBUK BIJI KELOR (MORINGA OLEIFERA)

Gede Cahyana, Heri Heryana, Tri Mulyani

Abstract


ABSTRAK

Sudah dilaksanakan penelitian pengolahan air Sungai Citarum menggunakan koagulan aluminum sulfat dan serbuk biji kelor (Moringa oleifera) dengan Jar Test. Ada tiga tingkat kekeruhan yang diteliti, yaitu air Citarum berkekeruhan 214 NTU, air Citarum yang diendapkan dua jam berkekeruhan 48,4 NTU, dan air Citarum yang diolah terlebih dahulu dengan Gutertap (Gugus Filter atau Filtrasi Multitahap), kekeruhan efluennya 14,7 NTU. Dosis optimum yang diperoleh bervariasi untuk tiga kekeruhan air dan tiga koagulan. Aluminum sulfat dan serbuk biji kelor tanpa lemak mampu menurunkan kekeruhan dengan efisiensi lebih dari 95%. Serbuk biji kelor berlemak perlu dosis yang lebih besar untuk menurunkan kekeruhan dengan efisiensi lebih dari 95%. Tetapi pada air efluen Gutertap yang rendah kekeruhannya, efisiensi ketiga koagulan tidak lebih dari 45%. Diperoleh bahwa makin keruh air, makin besar efisiensi penurunan kekeruhannya, baik dengan koagulan alum sulfat maupun biji kelor berlemak dan tanpa lemak. Serbuk biji kelor mampu memberikan muatan listrik positif (kation) yang menetralkan muatan negatif koloid. Selama pertumbuhan flok, koloid dan suspended solid ikut terperangkap di dalam flok sehingga air menjadi lebih jernih. 

Kata kunci : Citarum, kekeruhan, aluminum sulfat, biji kelor

ABSTRACT

Water treatment research for Citarum River has been done using coagulants aluminum sulphate and Moringa oleifera seeds powder with Jar Test. Three different turbidities have been tested, e.g. Citarum water with turbidity 214 NTU, supernatant water 48,4 NTU, and effluent of Multistage Filtration (Gutertap) 14,7 NTU. Dose of coagulants are varied for three turbidities and three kind of coagulants. Aluminum sulphate and nonfatty Moringa powder could reduce turbidity more than 95%. Fatty Moringa powder needs more dose to reduce turbidity for 95%. But in case of low turbidity of Gutertap effluent, efficiency of the three coagulants were less than 45%. Concluded that more turbid the water, the reduction of turbidity will be higher both for aluminum sulphate and Moringa powder with and without fat. This happened because of the electrical charge of Moringa powder. In the process of flocc growth, colloidal and suspended solid are trapped in floccs so that the water become clearer.

Keywords: Citarum, turbidity, aluminum sulphate, Moringa seed





Full Text:

PDF

References


Amagloh, F. K., Benang, A. (2009), Effectiveness of Moringa seed as a coagulant for water purification, African Journal of Agricultural Research Vol. 4 (1), pp. 119-123.

Cahyana, G. H. (2004), PDAM Bangkrut, Awas Perang Air, Sahara Golden Press, ISBN. 979-98596-0-3.

Cahyana, G. H. (2008), IPAM Filtrasi Multitahap, Artikel Sainstek Majalah Air Minum, Edisi 155, Agustus 2008, ISSN 0126-2785.

Camacho, F.P., Sousa, V.S., Bergamasco, R., Teixeira, M. R (2016), The use of Moringa a natural coagulant in surface water treatment, Chemical Engineering Journal.

Firdaus, A. R. (2016), Efektivitas Teknologi Gabungan Upflow Roughing Filter dan UpFlow Slow Sand Filter Untuk Menurunkan Kekeruhan dan Settleable Solid Pada Air Sungai Citarum. Universitas Kebangsaan (Tugas Akhir).

Tunggolou, J., Payus, C., (2017), Application of Moringa Plant as Water Purifier for Drinking Water Purposes, J. of Environmental Science Technology, 10 (5), 268-275.

Ramadhani, S., Sutanhaji, T, Widiatmono, B. R (2013), Perbandingan Efektivitas Tepung Biji Kelor (Moringa Lamk), Poly Aluminium Chloride (PAC), dan Tawas Koagulan Air Jernih, Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan, Vol. 1 No. 3, 186-193

Martin, J. S., Heredia J. B., Peres J. A., (2012), Improvement of the Flocculation Process in Water Treatment by Using Moringa oleifera Seeds Extract, Brazilian Journal of Chemical Vol. 29, No. 03., pp. 495 – 501.

Muyibi, S. A., Evison L. M. (1995), Moringa Seeds for Softening Hardwater. Water Research 29 (4): 1099 – 1105.

Wibawarto, D. K., Syafrudin, Nugraha, W. D (2017), Study Penurunan Turbidity, TSS, COD Menggunakan Biji Kelor (Moringa) Nanobiokoagulan Pengolahan Air Limbah Domestic (Grey Water), Jurnal Teknik Lingkungan, Universitas Diponegoro, Vol. 6, No. 1.

Yusuf J, Yuakubu, M. B., Balarabe, A. M (2015), The Use of Moringa oleifera Seed as a Coagulant for Domestic Water Purification, Journal of Pharmacy and Biological Sciences, Vol. 10, Issue 1, pp. 06-09.




DOI: https://doi.org/10.31848/ejtl.v1i2.64

DOI (PDF): https://doi.org/10.31848/ejtl.v1i2.64.g119

Refbacks

  • There are currently no refbacks.