PENENTUAN SISTEM PENGELOLAAN AIR LIMBAH DOMESTIK DI KECAMATAN BEKASI TIMUR, KOTA BEKASI

Anggi aprilia kusumawardhani

Abstract


Kecamatan Bekasi Timur merupakan wilayah yang memiliki kepadatan tinggi serta merupakan daerah dengan resiko sanitasi tinggi. Kecamatan ini memerlukan perencanaan SPALD untuk meningkatkan fasilitas air limbah. Langkah awal pembangunan SPALD yaitu melakukan penapisan berdasarkan Permen PUPR No 4/2017. Parameter yang disaring terdiri dari kepadatan penduduk, kedalaman muka air tanah, permeabilitas tanah, kemampuan pembiayaan, serta kemiringan tanah. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa SPALD-S komunal merupakan sistem pengelolaan air limbah domestik yang tepat diterapkan di Kecamatan Bekasi Timur. Kepadatan penduduk, permeabilitas tanah dan kemampuan pendanaan memenuhi jika menerapkan SPALD-T, tetapi terdapat dua parameter yang tidak memenuhi yaitu kedalaman muka air tanah dan kemiringan tanah.

 

Kata kunci: Bekasi, Penyaluran, Limbah, Domestik, Sanitasi

Full Text:

PDF

References


Prameswari,R. P., dan Purnomo, A. (2014). Perencanaan Pelayanan Air Limbah Komunal di Desa Krasask Kecamatan Jatibarang Kota Indramayu. Jurnal Teknis ITS, d82-d84.

Badan Pusat Statistik.(2017). Kecamatan Bekasi Timur. Bekasi.

Environment Health Risk Assesment. (2015) Laporan Studi EHRA Kota Bekasi Tahun 2015.BAPPEDA.

Materplan Air Limbah.(2015). Masterplan Air Limbah Kota Bekasi Tahun 2015. Dinas Lingkungan Hidup,Provinsi Jawa Barat.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No.04. (2017) Penyelenggaraan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik. Jakarta.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.82 (2001). Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air.Jakarta




DOI: https://doi.org/10.31848/ejtl.v2i1.279

Refbacks

  • There are currently no refbacks.