ANALISIS RESPON MASYARAKAT TERHADAP FASILITAS SANITASI (MCK) DI WILAYAH SENTRAL KELURAHAN SUKAPURA

Dian Wahyudianti

Abstract


Masalah lingkungan yang buruk merupakan permasalahan yang kompleks dihampir seluruh bagian Indonesia. Tingkat kemiskinan adalah salah satu faktor yang berperan penting dalam mempengaruhi kualitas lingkungan. Selain itu, pesatnya arus urbanisasi masyarakat menimbulkan wilayah kumuh baaru di sudut kota. Berkenaan hal tersebut, pemerintah melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM) Proyek Penanggulangan Kemiskinan Di Perkotaan (P2KP). Kelurahan Sukapura merupakan wilayah yang berkembang, akan tetapi minimnya sarana dan prasana yang ada serta buruknya kualitas lingkungan menjadikan wilayah ini menjadi salah satu yang menjadi tempat dari program pemerintah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji respon masyarakat terhadap penyediaan fasilitas sanitasi di wilayah Sentral Kelurahan Sukapura Kecamatan Kiaracondong Bandung dengan jumlah populasi 544 orang. Hasil penelitian disimpulkan bahwa faktor- faktor yang mempengaruhi respon masyarakat yang berada di wilayah Sentral yaitu; pengetahuan, kepuasan, pendidikan, pekerjaan, dan pelibatan masyarakat (pengetahuan, pengelolaan, kontribusi). Secara umum pembangunan MCK di wilayah Sentral masih efektif digunakan dan telah berhasil dalam mempengaruhi sikap masyarakat yang ada di Kelurahan Sukapura.

Kata Kunci: Sanitasi lingkungan, penyediaan fasilitas sanitasi, respon masyarakat.


Full Text:

PDF

References


Arikunto, S. (1998). Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineke Cipta.

BSN.(2001). Tata Cara Perencanaan Bangunan MCK Umum. SNI 03-2399-2002. Bandung: Panitia Teknis Standarisasi bidang Konstruksi Bangunan.

Hayati,A.Y. (1992). Hubungan Air Bersih dan Jamban Dengan Kesakitan Diare Pada Balita di Kabupaten Nusa Tenggara Timur. Jakarta: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.

Notoatmodjo,S.(2003)Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineke Cipta.

Peraturan Pemerintah, Undang- Undang No.4. (1992). Perumahan dan Pemukiman. Jakarta.

Peraturan Pemerintah, Undang- Undang No.80. (1990). Kawasan Siap Bangun dan Lingkungan Siap Bangun Yang Berdiri Sendiri. Jakarta.

Soemirat, Juli S. (1994). Kesehatan Lingkungan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Sugiharto. (2005). Dasar- Dasar Pengelolaan Air Limbah. Jakarta: Universitas Indonesia (UI Press).

Jurnal

Ainun,dkk. (2016). Efektivitas Sarana Sanitasi (MCK Komunal) di Kota Kediri. Jurnal Bumi Indonesia. 5(1).

Andrias, dkk. (2014). Perilaku Pada Keluarga Dalam Menggunakan Jamban di Desa Tawiri Kecamatan Teluk Ambon Kota Ambon. Jurnal Promosi Kesehatan. 9(2).

Vina, dkk (2018). Analisis Pemanfaatan Program Gerakan Seribu Jamban Tahun Anggaran 2013/ 2014 di Kabupaten Lima Puluh Kota. Jurnal Kesehatan Andalas.7(1).




DOI: https://doi.org/10.31848/ejtl.v2i1.267

Refbacks

  • There are currently no refbacks.