PEMETAAN BUDAYA ORGANISASI BERBASIS KESENJANGAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP DESAIN BUDAYA ORGANISASI STUDI PADA PT. IMORA MOTOR

Angela Teressia Sioedjianto, Sapta Dwikardana

Abstract


Abstract:. The automotive industry has an important role in the Indonesian economy and is a hypercompetitive industry. Awareness of change is an important factor so that the company is always ready to respond to environmental dynamics appropriately. Internally, organizational culture is an important thing that can support a company to achieve its goals amid the changing business environment. This study aims to map the gap between the ideal organizational culture according to the vision and core business, compared with the culture that is perceived and expected by the employees of PT. Imora Motor as one of the main dealers of Honda car products in Indonesia. This research uses descriptive method by describing employee perceptions about current culture and expected culture in the future by using the Organizational Culture Assessment Instrument (OCAI). Quantitative data in the study were obtained through survey methods with a total of 495 respondents. The analytical method used in this study is the concept of Competing Values Framewor. The results of this study found a gap between the ideal culture profile and the current culture, especially for the hierarchy and market culture. The results of this study can be used as a basis for designing organizational culture that is believed to help organizations achieve their goals.

 

Keyword: organization culture, organization culture mapping, OCAI

 

Abstrak: Industri otomotif memiliki peran yang penting dalam perekonomian Indonesia dan merupakan industri yang hiperkompetitif. Kesadaran akan perubahan menjadi faktor penting agar perusahaan selalu siap merespon dinamika lingkungan dengan tepat. Secara internal, budaya organisasi merupakan hal penting yang dapat mendukung perusahaan untuk mencapai tujuan di tengah perubahan lingkungan bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kesenjangan antara budaya organisasi yang ideal menurut visi dan core business, dibandingkan dengan budaya yang dipersepsi dan yang diharapkan oleh karyawan PT. Imora Motor sebagai dealer utama dari produk mobil Honda di Jabodatabek. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan menggambarkan persepsi karyawan mengenai budaya yang saat ini mereka rasakan dan apa yang mereka harapkan sebagai budaya ideal di masa depan menggunakan Organizational Culture Assessment Instrument (OCAI). Pengambilan data kuantitatif dalam penelitian menggunakan metode survei dengan total responden sebanyak 495 orang. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini menggunakan konsep Competing Values Framework dan hasil dari penelitian ini ditemukan adanya kesenjangan antara profil budaya ideal dengan budaya saat ini, terutama pada skor tipe hirarki dan pasar. Hasil penelitian ini dapat dijadikan dasar untuk mendesain budaya organisasi yang diyakini dapat membantu organisasi dalam mencapai tujuannya.

 

Kata Kunci: budaya organisasi, pemetaan budaya organisasi, OCAI.


Full Text:

PDF

References


Andi, D dan Laoli, N. (2019). Industri Otomotif Masih mengalami Perlambatan Penjualan hingga akhir tahun. https://investasi.kontan.co.id/news/industri-otomotif-masih-mengalami-perlambatan-penjualan-hingga-akhir-tahun, diakses tanggal 2 November 2019.

Adisaputra, C., (2017). Pengaruh Kualitas Produk, Harga, Distribusi dan Iklan terhadap Brand Preference Komunitas Mobil Honda di Surabaya. Agora, 5(2).

Augusty, Ferdinand. (2006). Metode Penelitian Manajemen: Pedoman Penelitian untuk skripsi, Tesis dan Disertai Ilmu Manajemen. Semarang: Universitas Diponegoro.

Cameron, K. S. dan Quinn, R. E.(2006). Diagnosing and Changing Organizational Culture Based on The Competing Values Framework. San Fransisco: Jossey-Bass.

Coram, R. dan Burnes, B. (2001). Managing organisational change in the public sector ‐ Lessons from the privatisation of the Property Service Agency. International Journal of Public Sector Management 14 (2):94-110.

Kotter, J. P., dan Schlesinger, L. A. (1979). Choosing Strategies for Change . Harvard Business Review : 106-114

M.B. Sani, (2015). Pemetaan Budaya Organisasi Menggunakan Organization Culture Assessment Instrument pada RS PKU Muhammadiyah Sruweng, Tesis tidak diterbitkan. Yogyakarta: Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah

Parker, R. dan Bradley, L. (2000). Organisational culture in the public sector: evidence from six organisations. International Journal of Public Sector Management 13 (2): 125-141.

Palmer, I, Richard Dunford, David A. Buchanan. (2017). Managing Organizational Change. A Multiple Perspectives Approach. (3rd Edition). New York: McGrow-Hill Education

Robbins, Stephen P. and Mary Coulter.(2012). Management, (Eleventh Edition). United States of America.: Pearson Education Limited.

Schein, E. H. (2010). Organizational Culture and Leadership. (4th ed). USA: Jossey-Bass.

Sekaran, U., dan Bougie, R. (2013). Research Method For Business. (6th ed). United Kingdom: John Wiley & Sons Ltd.

Industri Manufaktur Otomotif Indonesia. https://www.indonesia-investments.com/id/bisnis/industri-sektor/otomotif/item6047. diakses tanggal 2 November 2019




DOI: https://doi.org/10.31848/ensains.v3i2.505

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. View My Stats