FUNGSI LINGKUNGAN TERBANGUN DI KAWASAN CIBADUYUT SEBAGAI KAWASAN EKONOMI KREATIF SENTRA SEPATU DI KOTA BANDUNG

Sufrin Sarman, Karto Wijaya, Rahy R. Soekardi, Raksa Maulana Subki

Abstract


Abstract: The Cibaduyut area is one of the largest industrial sectors of leather shoes and shopping tourism in the city of Bandung. The creative sector of leather shoes industry, Cibaduyut is also a supporting sector for Bandung's economy. However, if viewed from the point of view of City Architecture, the Cibaduyut area is not only a tourist area for shopping for leather shoes, but also can be a supporting sector for the progress of Cibaduyut and Bandung City communities. Because the Cibadunyut area has characteristics or characteristics that can support the progress of the Cibaduyut community and the city of Bandung. This research is a qualitative descriptive study using a qualitative approach that aims to provide an overview of the facts and phenomena that occur in the field. The function of the environment is built in the cibaduyut area as a regional identity. Cibaduyut has a character, which arises from the habits of the people themselves and develops, and becomes a characteristic of the Cibaduyut likungan area. The entire Cibaduyut area sells leather shoes based on Home industry, to improve the quality of its economy.

Keywords: Identity, Built Environment Function in Cibaduyut Area.

Abstrak: Kawasan cibaduyut merupakan salah satu sektor industri pengrajin sepatu kulit dan wisata belanja terbesar di kota Bandung. Sektor industri kreatif sepatu kulit, Cibaduyut juga menjadi sektor pendukung pendapatan perekonomian kota bandung. Namun jika dilihat dari sudut pandang Arsitektur Kota, kawasan Cibaduyut bukan hanya sebagai kawasan wisata belanja sepatu kulit saja, namun juga bisa menjadi sektor pendukung kemajuan masyarakat Cibaduyut dan Kota Bandung. Di karenakan Kawasan Cibadunyut mepunyai krakteristik atau ciri khas yang dapat mendukung kemajuan masyarakat Cibaduyut dan Kota Bandung. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai fakta dan fenomena yang terjadi di lapangan. Fungsi lingkungan terbangun di kawasan cibaduyut sebagai identitas kawasan. Cibaduyut mempunyai karakter, yang timbul dari kebiasaan masyarakatnya itu sendiri dan berkembang, dan menjadi suatuh ciri khas kawasan likungan Cibaduyut. Kawasan Cibaduyut hampir keseluruhan masyarakatnya menjual sepatu kulit yang berbasis Home industry, untuk meningkatkan kualitas perokonomiannya.  

Kata Kunci: Identitas, Fungsi Lingkungan Terbangun Di Kawasan Cibaduyut.


Full Text:

PDF

References


Bappeda Kota Bandung. (2011). Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Bandung. Kota Bandung: Bappeda.

Lynch, Kevin. 1960, The Image Of The City, The MIT Press, Cambridge.

Permana, A. Y., Sumarna, N., dan Wijaya, K. (2017). Membangun Kampung Kreatif melalui Kolaborasi Mahasiswa dengan Masyarakat. Kasus: Kawasan Balubur-Tamansari Kota Bandung. In Prosiding Seminar Nasional “Perencanaan Pembangunan Inklusif Desa-Kota” (pp. 51–58). Padang: Asosiasi Sekolah Perencanaan Indonesia (ASPI), Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (PERHEPPI), dan Program Pascasarjana Universitas Andalas.

Permana, A. Y., dan Wijaya, K. (2013). Education City As Identity of Bandung City. In International Conference on Urban Heritage and Sustainable Infrastrcture Development (UHSID) (pp. 15–19). Semarang: Architecture Departement of Diponegoro University.

Wijaya, K. (2017). Perubahan Fungsi Lingkungan Terbangun di Koridor Jalan Cigondewah Kota Bandung. ARCADE, 1(1), 8–13. https://doi.org/10.31848/arcade.v1i1.13

Wijaya, K., & Permana, A. Y. (2018). Textile Tourism Image as an Identity of Cigondewah in Bandung City Textile Tourism Image as an Identity of Cigondewah in Bandung City. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 213(1), 12012. http://doi.org/10.1088/1755-1315/213/1/012012

Wijaya, Karto; Wibowo, H. (2018). FUNGSI LINGKUNGAN TERBANGUN DI KORIDOR CIGONDEWAH SEBAGAI IDENTITAS KAWASAN INDUSTRI KREATIF DI KOTA BANDUNG. Jurnal Arsitektur Zonasi, 1(1), 55–62. http://doi.org/http://dx.doi.org/10.17509/jaz.v1i1.11709

Zahnd, M. (2006). Seri Strategi Arsitektur 2, Perancangan Kota Secara Terpadu, Teori Perancangan Kota Dan Penerapannya. Yogyakarta 55281, Semarang 50232: www.kanisiusmedia.com.




DOI: https://doi.org/10.31848/ensains.v2i2.245

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. View My Stats