MODIFIKASI DESAIN BANGUNAN UNTUK PENANGGULANGAN SAMPAH DI PERMUKIMAN LAHAN BASAH TEPIAN SUNGAI

Maya Fitri Oktarini, Tutur Lussetyowati, Ahmad Siroj, Alif Sirajuddin Bahri, Tiara Effendi

Abstract


Abstract: Residential activities on the banks of the river produce a lot of garbage that floats in the river overflow. These settlements lack waste management systems and infrastructure and littering behavior. The results of this study recommend building and environmental modifications related to these problems. The modification takes into account the geographical conditions and the resident behavior. The research location is in a densely populated residential area on the banks of the Musi River, Palembang. Data was collected through a survey by observing the function and physical structure of the building as well as interviews that recorded the behavior and perceptions of the local community. Observations show that the most waste accumulates under stilt houses and yards on land that is flooded by a river overflow. Piles of garbage were also found at small rivers stream. Garbage drifts between houses on stilts without fences carried by the water flow. Most residents always litter on land without owners or in the streams. Making a net fence as a barrier between the yard and the under a building, as well as structuring the landscape with wetland vegetation, can prevent the drifting away garbage for facilitating disposal. can also be modified with wire netting as a barrier for littering.

Abstrak: Aktivitas pemukiman di bantaran sungai banyak menghasilkan sampah yang mengapung di luapan sungai. Permukiman ini tidak memiliki sistem dan infrastruktur pengelolaan sampah dan perilaku membuang sampah sembarangan. Hasil penelitian ini merekomendasikan modifikasi bangunan dan lingkungan terkait dengan permasalahan tersebut. Modifikasi memperhitungkan kondisi geografis dan perilaku penduduk. Lokasi penelitian berada di kawasan pemukiman padat penduduk di bantaran Sungai Musi, Palembang. Pengumpulan data dilakukan melalui survei dengan mengamati fungsi dan struktur fisik bangunan serta wawancara yang merekam perilaku dan persepsi masyarakat setempat. Pengamatan menunjukkan bahwa sampah paling banyak menumpuk di bawah rumah panggung dan pekarangan di lahan yang tergenang luapan sungai. Tumpukan sampah juga ditemukan di aliran sungai-sungai kecil. Sampah hanyut antar rumah panggung tanpa pagar terbawa aliran air. Sebagian besar penduduk selalu membuang sampah sembarangan di tanah tanpa pemilik atau di sungai. Pembuatan pagar jaring sebagai pembatas antara halaman dan kolong bangunan, serta penataan lanskap dengan vegetasi lahan basah, dapat mencegah hanyutnya sampah untuk memudahkan pembuangan. Aliran juga dapat dimodifikasi dengan jaring kawat sebagai penghalang untuk membuang sampah sembarangan.



Keywords


Pembuangan sampah, Pembuangan sampah sembarangan, permukiman tepi sungai, dan Modifikasi desain

Full Text:

PDF

References


Amri, Nurmaida. 2013. Karakteristik Lingkungan Permukiman Kumuh Tepian Sungai Kecamatan Kolaka, Sulawesi Tenggara. Jurnal Jupiter 12(1): 1–10.

Fakih, Arya Firdhana, And Mochammad Sa’id. 2021. Perilaku Membuang Sampah Di Sungai Dan Problem Lingkungan: Pandangan Model Aktivasi Norma. In Seminar Nasional Psikologi Um, , 110–16.

Fitri, Maya, And Sugeng Triyadi. 2015. “Community Cultures In Creating The Place-Bound Identity In Musi Riparian, Palembang.” Procedia - Social And Behavioral Sciences 184: 394–400.

Goenmiandari, Betty, Johan Silas, And Rimadewi Supriharjo. 2010. Konsep Penataan Permukiman Bantaran Sungai Di Kota Banjarmasin Berdasarkan Budaya Setempat. : Makalah disajikan dalam Seminar Nasional Perumahan Permukiman dalam Pembangunan Kota 2010.

Hamidah, Noor, R Rijanta, Bakti Setiawan, And Muh Aris Marfai. 2016. Analisis Permukiman Tepian Sungai Yang Berkelanjutan Kasus Permukiman Tepian Sungai Kahayan Kota Palangkaraya. Inersia : Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur: 12(1).13-24.

Kadaria, Ulli, And Dian Rahayu Jati. 2018. Pengaruh Aspek Pengetahuan Dan Pendidikan Masyarakat Tepi Sungai Kapuas Dalam Membuang Sampah. Jurnal Vokasi Kesehatan 4(1): 6.

Linley, P. Alex, Avirupa Bhaduri, Debasish Sen Sharma, And Reena Govindji. 2011. Strengthening Underprivileged Communities: Strengths-Based Approaches As A Force For Positive Social Change In Community Development. In Positive Psychology As Social Change, Springer, 141–56.

Nurhidayati, Ely. 2021. Penentuan Kualitas Permukiman Tepian Sungai Berdasarkan Kriteria Eco-Settlement Di Kelurahan Tambelan Sampit Kota Pontianak. Jurnal Ilmiah Arsitektur 11(2): 33–39.

Oktarini, M. F. 2020. Pendekatan Sosial Budaya dalam Penataan Permukiman Tepian Sungai Musi, Palembang. Applicable Innovation of Engineering and Science Research (AVoER): 200–207.

Purwanto, Nova. 2018. Perilaku Sadar Lingkungan Pemukim Bantaran Sungai Jelai, Kabupaten Sukamara. Jurnal Pembangunan Wilayah & Kota 14(1): 41.

Putra, Tangguh Perdana, Sidharta Adyatma, and Ellyn Normlenai. 2016. Analisis Perilaku Masyarakat Bantaran Sungai Martapura Dalam Aktivitas Membuang Sampah Rumah Tangga Di Kelurahan Basirih Kecamatan Banjarmasin Barat. JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) 3(6).

Sastika, Anta, and Abdul Yasir. 2017. Karakteristik Permukiman Di Tepian Sungai: Studi Kasus: Permukiman Di Tepian Sungai Musi. Jurnal Koridor 8(2): 83–88.

Yogafanny, Ekha. 2015. Pengaruh Aktifitas Warga Di Sempadan Sungai Terhadap Kualitas Air Sungai Winongo. Jurnal Sains & Teknologi Lingkungan 7(1): 29–40.




DOI: https://doi.org/10.31848/arcade.v6i1.965

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

PUBLISHER ADDRESS:
Department of Architecture, Universitas Kebangsaan,  Jl. Terusan Halimun No.37, Lkr. Sel., Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat 40263. E-mail address: jurnalarsitekturarcade@gmail.com

Free counters!