PEMANFAATAN RUANG KAWASAN TEBING BREKSI UNTUK KEGIATAN PARIWISATA PADA PERIODE TAHUN 2016-2017

Noni Kusumaningrum, Nuthqy Fariz

Abstract


Abstract: A number of tourism destination components have occupied the spaces of Tebing Beksi area so that the distribution of space around Tebing Breksi has formed which forms certain patterns. The aim of this research is to identify the use of the area around the Tebing Beksi. The study used a descriptive method regarding the use of space. Based on the results of the analysis, it can be illustrated that the use of space is mostly located on the east side of the Tebing Beksi area and extends to north and south side.

Abstrak: Sejumlah komponen destinasi pariwisata telah menempati ruang-ruang kawasan Tebing Breksi sehingga terbentuk sebaran ruang di sekitar Tebing Breksi yang membentuk pola-pola tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemanfaatan kawasan di sekitar Tebing Beksi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif mengenai pemanfaatan ruang. Berdasarkan hasil analisis dapat digambarkan bahwa pemanfaatan ruang sebagian besar terletak di sisi timur kawasan Tebing Beksi dan meluas ke sisi utara dan selatan

Keywords


Space utilization, tourism

Full Text:

PDF

References


Eagles, Paul F.J., McCool, S.F., Haynes, C. (2002). Sustainable Tourism in Protected Areas: Guidelines for Planning and Management. IUCN Gland, Switzerland and Cambridge: UK.

Gunn, C. A. (1988). Tourism Planning. Taylor & Francis: London. Kurniawan, A., Sadali, M. I. 2016. Keistimewaan Lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta. Gadjah Mada University Press: Yogyakarta.

Tim Konservasi Geoheritege UPN “Veteran” Yogyakarta (2013). GEOHERITAGE JOGJA. “….Geowarisan BABAD BUMI MATARAM… Menyingkap Riwayat Geologi Babad Tanah Jawi……” Cetakan pertama. Pemerintah Daerah DIY: Yogyakarta.

Astari, D., Nugroho, A. M. 2014. Pola Pemanfaatan Ruang Pada Selamatan Desa di Permukiman Perkotaan. Studi Kasus: Selamatan Desa RW IV Kelurahan Jajar Tunggal Surabaya. Langkau Betang: Vol. 2, No.1.

Conesa, H. M. 2010. The Difficulties in The Development of Mining Tourism Projects: The Case of La Union Mining District (SE Spain). PASOS. Revista de Turismo y Patrimonio Cultural. Vol.8: 653-660.

Edwards, J. A., Coit, J. C. 1996. Mines and Quarries: Industrial Heritage Tourism. Annals of Tourism Research 23 (2): 341–363.

Meyana, L., Sudadi, U., Tjahjono, B. 2015. Arahan dan Strategi Pengembangan Areal Bekas Tambang Timah Sebagai Kawasan Pariwisata di Kabupaten Bangka. Jurnal Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan 5 (1): 51.

Dinas Pariwisata Pemda DIY. 2016. Laporan Akhir Masterplan dan DED Tahap I Pengembangan Fasilitas Pendukung Kawasan Geoheritage Taman Breksi. Yogyakarta.

DPRRI dan Presiden RI. 2007. Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang. Jakarta.

Maria, K. 2011. Pola Pemanfaatan Ruang Jalan oleh Pengguna Jalan di Kawasan Komersial. Studi Kasus: Kawasan Komersial Blok M, Jakarta Selatan. Tesis Diterbitkan. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Costa, S. S. Dos S., Santos, E. N. Dos. 2017. Mining Tourism and Geotourism: Alternatives Solutions to Mine Closure and Completion. Makalah disajikan dalam 24th World Mining Congress, Rio de Janeiro, Brazil, 18-21 Oktober 2016.




DOI: https://doi.org/10.31848/arcade.v6i1.807

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

PUBLISHER ADDRESS:
Department of Architecture, Universitas Kebangsaan,  Jl. Terusan Halimun No.37, Lkr. Sel., Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat 40263. E-mail address: jurnalarsitekturarcade@gmail.com

Free counters!