KONSEP PENGEMBANGAN KOTA BANDA ACEH SEBAGAI KOTA WISATA TSUNAMI

Elysa Wulandari, Desi Safriana

Abstract


ABSTRACT: The city of Banda Aceh has experienced several tsunamis that destroy civilization on it. Currently every year tsunami warnings are conducted both national and international scale, both academic and tourism purposes. The warning brings many people who need information about the existence of the city of Banda Aceh from previous times. Therefore it is necessary to extract and study the important objects that describe the past civilization of the city of Banda Aceh, to be realized as part of the space elements of today's city of Banda Aceh. The study was conducted on several important objects from the XVII century on the coast that gave the image of the city of Banda Aceh as a cosmopolitan city and a maritime city. Approach the study by revealing the architectural aspect of the object and the proposed zoning pattern in each object. The results of the discussion appear to present historical stories through replicas of objects and graves that have a place to contemplate as a support facility. The conclusion of the paper provides a theoretical framework on tsunami impact tourism development in the city of Banda Aceh. This paper is considered important as one way of strengthening the self of the Indonesian nation about the disclosure of glory and identity of the past, useful for building the character of the nation. Besides, it is also to open the insight for the government and city development actors in preparing the city of Banda Aceh as a tourist city of the tsunami.

 

Keywords: Banda Aceh City, Tsunami Tourism, Architectural Design

 

ABSTRAK: Kota Banda Aceh telah mengalami beberapa kali tsunami yang merusak peradaban di atasnya. Saat ini setiap tahun dilaksanakan peringatan tsunami baik skala nasional maupun international, baik tujuan akademik maupun pariwisata. Peringatan tersebut menghadirkan banyak orang yang membutuhkan informasi tentang keberadaan kota Banda Aceh dari masa-masa sebelumnya. Oleh karena itu diperlukan penggalian dan kajian objek penting yang menggambarkan peradaban masa lalu kota Banda Aceh, untuk diwujudkan sebagai bagian elemen ruang kota Banda Aceh masa kini. Kajian dilakukan pada beberapa objek penting mulai dari abad XVII di bagian pesisir yang memberi citra kota Banda Aceh sebagai kota kosmopolitan dan Kota maritim. Pendekatan kajian dengan mengungkapkan aspek arsitektural objek dan usulan pola penataan zona di setiap objek. Hasil pembahasan tampak bahwa menghadirkan cerita sejarah melalui replika objek dan kuburan yang dilengkapi tempat untuk berkontempelasi sebagai fasilitas pendukung. Kesimpulan tulisan memberikan kerangka teoritik tentang pengembangan objek wisata dampak tsunami di kota Banda Aceh. Tulisan ini dirasa penting sebagai salah satu cara penguat jadi diri bangsa Indonesia tentang pengungkapan kejayaan dan identitas masa lalu, berguna bagi membangun karakter bangsa. Disamping itu juga untuk membuka wawasan bagi pemerintah dan pelaku pembangunan kota dalam menyiapkan kota Banda Aceh sebagai kota wisata tsunami.


Full Text:

PDF

References


Alberti, Marina (2008) Advances in Urban Ecology: Integrating Humans and Ecological in Urban Ecosystem. Springer, New York

Arief, Kamal A (2008). Ragam Citra Kota Banda Aceh. Pustaka Bustanussalatin dan BRR NAD dan NIAS. Banda Aceh

Allmendinger, Philip (2002) Planning Theory. Palgrave, New York.

Apridar (2005). Tsunami Aceh, Azab atau Bencana?.Pustaka AlKautsar, Jakarta

Curray, Joseph R. (2005).Tectonics and history of the Andaman Sea region. Journal of Asian Earth Sciences 25 (2005) 187-232

Diposaptono, S. Dan Budiman (2007). Hidup Akrab dengan Gempa dan Tsunami. PT. Sarana Komunikasi Utama, Bogor

Ghobarah, A., Saatcioglu, M., Nistor, I.(2006) The impact of the 26 December 2004 earthquake and tsunami on structures and infrastructure . Dalam jurnal: sciencedirect, Engineering Structures 28 (2006) 312–326

Gunn, Clare A (1988). Tourism Planning. Taylor &Francis, NewYork

Lombard, Denys (1991). Kerajaan Aceh, Jaman Sultan Iskandar Muda (1607-1636). Balai Pustaka, Jakarta

Meilianda, Ella (2009). Past, Present and Future Morphological development of A Tsunami-Affected Coast, A case Study of Banda Aceh, Disertasi,

Newton, Alice dan Icely, John (2008) Land Ocean Interactions in the Coastal Zone, LOICZ: Lessons from Banda Aceh, Atlantis, and Canute. Dalam jurnal Online: Estuarine, Coastal and Shelf Science vol. 77 (2008) 181-184

Nursaniah, C; Wulandari, E; Alaidin, T. (2009) Identifikasi Tingkat Perubahan Rancangan Rumah Tinggal Bantuan Tsunami sebagai proses Adaptasi Kultural Masyarakat di Banda Aceh dan Sekitarnya. Laporan Penelitian, Rusnas- Unsyiah

Quantrill, Malcom (1986). The Environmental Memory, Man and Architecture in the Landscape of Ideas. Schocken Books, New York

Steinberg, Florian (2007). Housing reconstruction and rehabilitation in Aceh and Nias, Indonesia-rebuilding Lives. Habitat International 31 (2007) 150-166.

Susilo, Rachmad K. Dwi (2012). Sosiologi Lingkungan & Sumber Daya Alam: Perspektif Teori dan Isu-isu Mutakhir. Ar-ruzz Media. Jakarta

Wulandari, E; Soetomo, S; Syahbana, Y.A.; Asnawi (2017). The Ecology Character of Banda Aceh City in the 17th Century. Journal of Islamic Architecture, Vol.4, Issue 3, June 2017

Wulandari, Elysa (2017). Ekologi Kota Rawan Bencana Geofisik Pesisir Barat Sumatera di Banda Aceh dan Padang. Disertasi, Program Doktor Teknik Arsitektur dan Perkotaan Universitas Diponegoro.

Wulandari, Elysa (2015) Coastal Geomorfology Influence on The Development Form of The Banda Aceh City. Prosiding: 2nd International Conference: Planning in the Era of Uncertainty, Sustainable Development, 3-04 Maret 2015, Universitas Brawijaya, Malang




DOI: https://doi.org/10.31848/arcade.v1i1.8

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

PUBLISHER ADDRESS:
Department of Architecture, Universitas Kebangsaan,  Jl. Terusan Halimun No.37, Lkr. Sel., Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat 40263. E-mail address: jurnalarsitekturarcade@gmail.com

Free counters!