FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MASYARAKAT DALAM PENGGUNAAN TAMAN PUBLIK SEBAGAI FUNGSI SOSIAL DI TAMAN KECAMATAN NGALIYAN BERDASARKAN PREFERENSI MASYARAKAT

Puteri Iskandar, Suzanna Ratih Sari

Abstract


Abstract: Ngaliyan District Park is public park in the city of Semarang which designed a social function. The social function of the Ngaliyan District Park is not fully optimal. This research talked about conducted to determine the factors influence the community in using public parks such as social function based on community preferences. The research uses qualitative and quantitative approach with the analysis to take achieve these objectives including the characteristics of public parks.  The results of this research indicate that the factors that influence the use of public parks as a social function are in accordance with community preferences, comfort, security and accessibility.

Abstrak: Taman Kecamatan Ngaliyan adalah taman publik di Kota Semarang yang dirancang dengan fungsi sosial. Namun, fungsi sosial pada Taman Kecamatan Ngaliyan belum optimal. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi masyarakat dalam pemanfaatan taman publik sebagai fungsi sosial, berdasarkan preferensi publik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif dengan Tahap analisis yang dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut memberikan definisi tentang karakteristik taman publik. Selanjutnya, penganalisisan faktor-faktor yang mempengaruhi masyarakat lokal dalam pemanfaatan taman publik di Taman Kecamatan Ngaliyan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan taman umum sebagai fungsi sosial sesuai dengan preferensi masyarakat, seperti kenyamanan, keamanan dan aksesibilitas.

Keywords


Faktor-faktor yang mempengaruhi, taman publik, fungsi sosial, Taman Kecamatan Ngaliyan

Full Text:

PDF

References


Arifin, HadiS. 2006. Taman Instan. Penebar Swadaya. Jakarta

Arifin, Hadi S, A. Munandar, N.H.S. Arifin, Q. Pramukanto, dan V.D. Damayanti. 2007. Sampoerna Hijau Kotaku Hijau. Buku Panduan Penataan Taman Umum, Penanaman Tanaman, Penanganan Sampah dan Pemberdayaan Masyarakat. Jakarta.

Barker, R. (1968), Ecological Psychology. California;Stanford University Press.

Carmona, Mattew, et al. (2010). Public Places Urban Spaces. UK: Architectural Press.

Carr, Stephen, dkk, 1992, Public Space.Cambridge University Press. USA.

Hakim, Rustam, dan Hardi Utomo (2002), Komponen Perancangan Arsitektur Lansekap (Prinsip Unsur dan Aplikasi Desain), Jakarta, Bumi Aksara.

Hakim, R. (1993), unsur Perancangan Dalam Arsitektur Lansekap. Jakarta, Bumi Aksara.

Nazaruddin. 1996. Penghijauan Kota. Jakarta : Penebar Swadaya.

Rapoport, Amos, (1977). Human Aspect of Urban Form, New York, Ergaman Press.

Rapoport & Mouden, Anne. (1987), Public Streets for Public Use. New York. Van Nostrand Reinhold Company.

Unterman, Richard. dan Small, Robert. 1986. Perencanaan Tapak dan Perumahan (terj.). Intermatra. Bandung.

Cunawan, Andi. 2005. Evaluasi Kualitas Estetika Lanskap Kota Bogor. Bogor: Jurnal Lanskap Indonesia. Vol. 1, No.1:77-80

Erni Setyowati dan Wiyadi. 2016. Pengaruh Kualitas Pelayanan, Harga dan Citra Merek Terhadap Loyalitas Pelanggan dengan Kepuasan Pelanggan sebagai Variabel Pemediasi. Vol. 18, No. 2 Desember 2016. ISSN 102-112

Irfandi, Mirza, Irzaidi, Khairul Huda. (2017). Pengaruh Kualitas Fisik Ruang Terbuka Publik Aktif Perkotaan Terhadap Kualitas Hidup Masyarakat. Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia. Jurusan Arsitektur dan Perencanaan, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala.

Deby Katrunida. (2018). Strategi Pengembangan Sentra Pedagang Kaki Lima Dan Taman Bermain Sebagai Ruang Publik Menurut Persepsi Stakeholderdi Sepanjang Koridor Jalan Kandilo Bahari Kecamatan Tanah Grogot. Core.ac.uk.Institut Teknologi Nasional Malang

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang.

Peraturan Menteri PU No. 05/PRT/M/2008 tentang Pedoman Penyediaan dan Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau di Kawasan Perkotaan.

Peraturan Menteri PU No. 06/PRT/M/2007 Tanggal 16 Maret 2007 tentang Pedoman Umum Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan.

Peraturan Menteri PU No. 30/PRT/M/2006 tentang Pedoman Teknis Fasilitas DanAksesibilitas Pada Bangunan Gedung Dan Lingkungan.

Asgitami, Yuanita. 2017. Evaluasi Fungsi Ekologis dan Estetika Pada Beberapa Taman Kota di Jakarta Selatan. skripsi. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Hustanul Izzati Luthvia, 2019. Kenyamanan Ruang Terbuka Publik untuk Melakukan Aktivitas Fisik (Studi Kasus Lapangan Banteng, Jakarta).Laboratorium Desain Permukiman dan Kota. Tesis Diterbitkan. Malang: Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya

Martiani, Elsa. (2014), Penataan Kembali Ruang Kota Berdasarkan Kriteria Kualitas Taman (Studi Kasus Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat). Skripsi. Jakarta. Jurusan Arsitektur Universitas Esa Unggul.

Pratiwi, Ayunastuti Dian. (2017). Tingkat Kenyamanan Fungsional Alun-Alun Batu sebagai Ruang Publik. Skripsi. Malang. Jurusan Arsitektur Universitas Brawijaya.

Wibisono, Yulianto.2008. Pengelolaan Lanskap dan Pemeliharaan Taman Kota 1 di BSD City, Tangerang. skripsi. Institut Pertanian Bogor. Bogor

Medco Foundation. 2017. Mengenal Ruang Terbuka Hijau. http://www.medco foundation.org/mengenal-ruang-terbuka-hijau/ (diakses pada tanggal 28 Februari 2017).

The Green Flag Award. 2017. Judging Criteria. http://www.greenflagaward.org.uk /how-it-works/judging-criteria/ (diakses pada tanggal 13 Maret 2017).




DOI: https://doi.org/10.31848/arcade.v5i3.732

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

PUBLISHER ADDRESS:
Department of Architecture, Universitas Kebangsaan,  Jl. Terusan Halimun No.37, Lkr. Sel., Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat 40263. E-mail address: jurnalarsitekturarcade@gmail.com

Free counters!