PENGARUH FASADE BANGUNAN TERHADAP KARAKTER VISUAL KAWASAN TUGUMUDA SEMARANG

Fauzi Fauzi, Budi Sudarwanto

Abstract


Abstract: Semarang City is a city located in Central Java and also a metropolitan city in Indonesia, in the fifth place (Jakarta, Surabaya, Medan, Bandung and Semarang City) in which there are several historical areas, one of which is the Tugu Muda area (Indriyatni, 2013). This area is often visited by local, national and international communities. The Tugu Muda area is one of the historic areas in Semarang with the presence of a monument to the struggle of the Semarang youth (Sukawi, 2009). With the passage of time, the Tugu Muda area, the Semarang city government built a high rise building with a modern concept, which is currently named the Pandanara Building, with the existence of this building visually reducing the image and value of the area, namely as a historic area. From this phenomenon, further research is needed to determine the effect of the building of the Pandanaran Building on the character of the Tugu Muda area of Semarang, which is essentially a historic area. The method used is a qualitative method by studying the literature on the theory of building facades and visual characters, which is then carried out in the analysis stages to achieve the research objectives.

Abstrak: Kota semarang merupakan sebuah kota yang terletak di jawa tengah dan juga menjadi kota metropolitan di indonesi, dengan urutan ke lima (Jakarta, Surabaya, Medan, Bandung dan Kota Semarang) yang di dalam nya terdapat beberapa kawasan bersejarah, salah satunya yaitu kawasan tugu muda (Indriyatni, 2013). Kawasan ini sering di kunjungi oleh masyarakat lokal, Nasional maupun Internasional. Kawasan Tugu Muda ini merupakan salah satu kawasan bersejarah di semarang dengan di tengarai dengan di adanya tugu perjuangan pemuda semarang (Sukawi, 2009). Dengan seiring berjalannya waktu Kawasan Tugu Muda pemerintah kota semarang mendirikan bangunan high hrise building  dengan konsep modern, yang saat ini diberi nama Gedung Pandanara, dengan adanya bangunan tersebut  secara visual mengurangi citra dan nilai dari Kawasan yaitu sebagai Kawasan bersejarah. Dari fenomena tersebut perlunya penelitian lebih jauh untuk mengetahui pengaruh adanya bangunan Gedung pandanaran tersebut terhadap karakter Kawasan Tugu Muda Semarang yang hakikinya kawasan ini merukan kawasan bersejarah. Metode yang di gunakan adalah metode kualitatif dengan mempelajari literature mengenai teori mengenai fasade bangunan dan karakter visual, yang kemudian dilakukan tahapan analisa guna mencapai tujuan penelitian.

 


Keywords


Building facade, Area image, Area Image, Tugu Muda Semarang

Full Text:

PDF

References


Adenan, K., Budi, B. S., & Wibowo, A. S. (2012). Karakter Visual Arsitektur Karya A . F . Aalbers di Bandung ( 1930-1946 ) -Studi Kasus : Kompleks Villa ’ s dan Woonhuizen. Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia, 1(1), 63–74.

Amos rapoport. (1983). The meaning of the built environment.

Ashadi, A., & Jakarta, U. M. (2020). Konsep desain arsitektur (Issue January).

Gordon Cullen. (n.d.). URBAN DESIGNAND TOWNSCAPE. Practice Profiles of Colin Buchanan, ECD,PRP and WML InternationalPlus Design in the Countryside. https://www.academia.edu/35501151/URBAN_DESIGN_AND_TOWNSCAPE_Gordon_Cullen_Tribute_Practice_Profiles_of_Colin_Buchanan_ECD_PRP_and_WML_International_Plus_Design_in_the_Countryside

Gultom, B. J. B. (2006). Kualitas Visual Fasad Bangunan Komersial Di Kawasan Waterfront. Tesis Arsitektur S2 Universitas Gadjah Mada.

Harani, A. R., & Motic, K. (2017). PENGARUH FASADE BANGUNAN TERHADAP KARAKTER VISUAL KAWASAN (Studi Kasus: Pecinan Semarang, Malaysia Dan Singapura). Jurnal Pengembangan Kota, 5(1), 1. https://doi.org/10.14710/jpk.5.1.1-8

Indriyatni, L. (2013). Analisis faktor faktor yang berpengaruh terhadap keberhasilan usaha mikro dan kecil (studi pada usaha kecil di semarang barat). Jurnal STIE Semarang, 5(1), 54–70.

Kristiani Budi Lestari1, Suzanna Ratih Sari2, R. S. R. (2021). SEMARANG VISUAL GANG KAWASAN. 2008.

Misavan, D. F., & Gultom, B. J. (2014). Pengaruh Pembaruan Fasad Bangunan Terhadap Karakter Visual Kawasan, Studi Kasus: Jalan Tanjungpra Pontianak. Langkau Betang: Jurnal Arsitektur, 1(2), 1–16. https://doi.org/10.26418/lantang.v1i2.18796

Pradonawati, N., Noviyanti, D. P., & Mudiantoro, B. (2019). Implementasi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di Kota Denpasar yang Berwawasan Lokal sebagai Upaya Penataan Ruang Berkelanjutan. Seminar Nasional Pembangunan Wilayah Dan Kota Berkelanjutan, 1(1), 247–254. https://doi.org/10.25105/pwkb.v1i1.5287

Sukawi, S. (2009). Menata Potensi Taman Tugumuda. Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur FT Undip.




DOI: https://doi.org/10.31848/arcade.v5i2.709

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

PUBLISHER ADDRESS:
Department of Architecture, Universitas Kebangsaan,  Jl. Terusan Halimun No.37, Lkr. Sel., Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat 40263. E-mail address: jurnalarsitekturarcade@gmail.com

Free counters!