JALUR PEDESTRIAN SEBAGAI UNSUR FISIK PEMBENTUK KARAKTER VISUAL KORIDOR JALAN DIPONEGORO SALATIGA

Reivandy Christal Joenso, Edi Purwanto, Wijayanti Wijayanti

Abstract


Abstract: Diponegoro Street is one of the main roads in Salatiga City which has a pedestrian lane with its own characteristics and can be a different identity from other roads. This characteristic can be seen in the presence of vegetation in the form of a row of large trees on the pedestrian path so that it can visually give character to the corridor of Jalan Diponegoro. In addition, the pedestrian revitalization carried out by the Salatiga City Government on Jalan Diponegoro looks quite interesting because visually it can provide perceptions that can influence the visual character of Jalan Diponegoro.. The purpose of this study was to determine the effect of pedestrian ways elements on the visual character of the corridor. The method used is an exploratory descriptive approach where the researcher acts as the main instrument in exploring and analyzing field data. The results showed that the pedestrian ways had a strong effect on the visual character formation of the corridor of Jalan Diponegoro Salatiga as a Dutch Colonial heritage area. The elements of pedestrian paths that have a strong influence are the elements of sidewalks, lighting, trash cans, seating, and vegetation. The existence of strong dominance in these elements is strengthened by the continuity of the Jalan Diponegoro Salatiga corridor so that it has a strong influence on the visual character of the corridor.

Abstrak: Jalan Diponegoro merupakan salah satu jalan utama di Kota Salatiga yang memiliki jalur pedestrian dengan ciri khas tersendiri dan dapat menjadi identitas yang membedakannya dengan jalan lainnya. Ciri khas tersebut dapat dilihat dengan keberadaan vegetasi berupa deretan pohon besar di jalur pedestrian sehingga secara visual dapat memberikan karakter pada koridor Jalan Diponegoro. Selain itu, adanya revitalisasi jalur pejalan kaki yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Salatiga di Jalan Diponegoro terlihat cukup menarik karena secara visual dapat memberikan persepsi yang dapat mempengaruhi karakter visual Jalan Diponegoro. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh elemen-elemen alur pejalan kaki terhadap karakter visual koridor. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif eksploratif dimana peneliti berperan sebagai instrumen utama dalam menggali dan menganalisis data lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jalur pejalan kaki berpengaruh kuat terhadap pembentukan karakter visual koridor Jalan Diponegoro Salatiga sebagai kawasan peninggalan Kolonial Belanda. Elemen jalur pejalan kaki yang memiliki pengaruh kuat adalah elemen trotoar, lampu penerangan, tempat sampah, tempat duduk, dan vegetasi. Adanya dominasi yang kuat pada elemen-elemen tersebut diperkuat dengan adanya kontinuitas pada koridor Jalan Diponegoro Salatiga sehingga memberikan pengaruh yang kuat terhadap karakter visual koridor.



Keywords


Karakter Visual, Koridor, Jalur Pedestrian

Full Text:

PDF

References


Anggriani, Niniek. (2009). Pedestrian Ways Dalam Perancangan Kota. Yayasan Humaniora. Klaten.

Berry, W., (1980), Good Neighbors: Building Next to History, Colorado, USA: State Historical Society of Colorado.

Ching, F. D. K. (2008). Arsitektur: Bentuk, Ruang, dan Tatanan Edisi Ketiga. Erlangga. Jakarta.

Cullen, Gordon. (1961). The Concise Townscape. The Architectural press. London.

Furchan, A. (2004). Pengantar Penelitian dalam Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Krier, Rob. (1979). Urban Space. Rizzoli International Publications, New York. 2001. Komposisi Arsitektur. Terjemahan Effendi Setiadharma, Penerbit Erlangga, Jakarta.

Lang, John. (2005). Urban Design: A Typology of Procedures and Products, Architectural Press, Burlington

Lynch, Kevin. (1960). The Image of The City. MIT Press: Cambridge.

Shirvani, Hamid. (1985). The Urban Design Process. Van Nostrand Reinhold Company: New York.

Smardon, Richard C., James F. Palmer., dan John Barone. (1986). Foundation for Visual Project Analysis, John Willey & Sons, New York.

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Afabeta.

Sukmadinata. (2006). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Rosdakarya

Untermann, R. K. (1984). Accomodating the Pedestrian: Adapting Towns and Neighborhoods for Walking and Bicycling. New York: Van Nostrand Reinhold




DOI: https://doi.org/10.31848/arcade.v6i1.696

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

PUBLISHER ADDRESS:
Department of Architecture, Universitas Kebangsaan,  Jl. Terusan Halimun No.37, Lkr. Sel., Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat 40263. E-mail address: jurnalarsitekturarcade@gmail.com

Free counters!