IDENTIFIKASI DESIGN ANTROPOLOGI PADA KAWASAN DESA WISATA MELIKAN

Wahyu Setyaningrum, Edward E. Pandelaki, Atik - Suprapti

Abstract


Abstract: Melikan Village as a tourist village for pottery craftsmen is the only one in the world with an oblique rotation technique. This village is unique in its anthropological design. This study will discuss how the design anthropology in Melikan Village, which can be seen from the regional design pattern, its composition, the designation function so as to form a relationship of form-function-meaning in the region. The method used is descriptive with journals and books that discuss the anthropology of the Melikan Village area, accompanied by direct observation and study of the state of the Melikan tourist village. Some of the theories used are: figure ground theory, linkage, form and symbols, as well as the forming elements of urban planning which are used to analyze the macro and micro (building) as form-function-meaning relation (region). From the research carried out, it can be concluded that there is a correlation between the form-function-meaning of anthropology found in the Melikan Tourism Village Area. In macro: such as the existence of figure ground theory, Linkage, shapes and symbols, as well as elements of urban planning, In micro (residents' houses,showrooms and Sunan Pandanaran’s mosque) there are several similarities in the shape of the building (Adjusting the state of the room), Building structures that use structures and roofs to adjust the shape of the house, Facades are made of woven bamboo and some of the bricks and ornaments, some of which use earthenware columns, as well as in mosque buildings found in the form of buildings that are symmetrical and taller than the surrounding area, the canopy roof structure containing the crown as a symbol of Allah's power, simple facades and windows made of wood, and ornaments on the door with plant motifs symbolizing closeness to nature. There is integration between residents' houses as a center for pottery craftsmen, a showroom and the Sunan Pandanaran mosque.

Abstrak: Desa Melikan sebagai desa wisata pengrajin gerabah satu-satunya di dunia dengan teknik Putaran Miring, desa ini memiliki kekhasan dalam hal desain antropologinya. Kajian ini akan membahas bagaimana antropologi design yang ada di Desa Melikan, yang dapat dilihat dari pola desain wilayah, komposisinya, fungsi peruntukan sehingga membentuk hubungan dari bentuk-fungsi-makna di wilayah tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan jurnal dan buku yang membahas antropologi kawasan Desa Melikan ini, disertai dengan observasi dan studi langsung keadaan Desa Wisata Melikan. Beberapa teori yang digunakan seperti: teori figure ground, linkage, form dan symbol, serta elemen pembentuk tata kota yang digunakan untuk menganalisis relasi bentuk-fungsi-makna ruang secara makro (Wilayah) dan mikro (Bangunan). Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa ada korelasi antara bentuk–fungsi–makna antropologi yang terdapat di Kawasan Desa Wisata Melikan: seperti adanya teori figure ground, keterkaitan (Linkage), bentuk dan simbol, serta elemen pembentuk tata kota, pada bangunan rumah warga dan showroom terdapat beberapa kesamaan pada bentuk bangunan (Menyesuaikan keadaan ruang), Struktur bangunan yang menggunakaan struktur dan atap menyesuaikan bentuk rumah, Fasad terbuat dari anyaman bambu dan beberapa dari bata serta ornamen ditemui pada rumah tinggal ada yang menggunakan kolom dari gerabah, serta pada bangunan masjid ditemui berupa bentuk bangunan yang simetris dan lebih tinggi dari daerah di sekitarnya, struktur atap tajuk yang terdapat mahkota sebagai simbol kekuasaan Allah, fasad yang sederhana dan jendela yang terbuat dari kayu, serta ornamen pada pintu yang bermotif tanaman melambangkan kedekatan dengan alam. Adanya integrasi antara rumah warga sebagai sentra pengrajin gerabah, showroom dan Masjid Sunan Pandanaran.



Keywords


Design Antropologi, Desa Wisata Melikan

Full Text:

PDF

References


Ashadi. (2018). Pengantar Antropologi Arsitektur. Jakarta: Penerbit Arsitektur UMJ Press.

Bachtiar, F. (2018). Potensi Pelimpahan Sisa Koefisien Lantai Bangunan untuk Pengembangan Baru di Kawasan Taman Mini Indonesia Indah . Jakarta: Program Studi Arsitektur, Tanri Abeng University.

Lestariani, A. (2019). Pengaruh Aktivitas Pendukung terhadap Kualitas Visual (Studi Kasus : Jalan Pahlawan Semarang). Semarang: Arsitektur Undip.

Melikan, P. D. (2016). Sejarah Bayat, desa melikan dan sunan Pandanaran. Klaten.

Muharam, R. (2018). Studi Pengaruh Signage terhadap estetika Visual Koridor Jalan Ahmad Yani Medan Ditinjau dari Aspek Harmoni dan Kontras. Sumatra Utara: Fakultas Teknik Universitas Katholik Santho Thomas .

Mylajingga, N., & Mauliani, L. (2019). Kajian elemen Perancangan Hamid Shirvani pada Kawasan Kota Satelit. Jakarta: Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Nugroho, C. A. (2017). Penerapan Teori Linkage Dalam Penataan Kawasan Wisata Pusaka Soekarno Di Blitar. Jakarta : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta .

Nugroho, O. C. (2015). Interaksi Simbolik dalam Komunikasi Budaya (Studi Analisis Fasilitas Publik Di Kabupaten Ponorogo). Ponorogo: Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

Puspitasari, C. (2018). Teori Perancangan Ruang perkotaan (Urban Spatial Design Theory). Jakarta: Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Pancasila.

Rapoport, A. (1982). The Meaning of the Built Environment. Baverly Hills: Sage Publications.

Rusydi, M. (2005). Perilaku Penghuni Rumah Dome di Prambanan. Lintas Ruang.

Soekmono. (1973). Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia. Yogyakarta: Kanisius.

Trancik, R., & Trancik, R. (1986). Finding Lost Space. New York: Van Nostrand Reinhold Company.

Weishaguna, & Saodih, E. (2007). Morfologi Sebagai Pendekatan Memahami Kota. Bandung: Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota – UNISBA .

Zulfida, A. (2014). Transformasi Tata Ruang Permukiman Kampung Wisata batik Pesindon Pekalongan . Semarang : Magister Arsitektur.




DOI: https://doi.org/10.31848/arcade.v5i1.663

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

PUBLISHER ADDRESS:
Department of Architecture, Universitas Kebangsaan,  Jl. Terusan Halimun No.37, Lkr. Sel., Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat 40263. E-mail address: jurnalarsitekturarcade@gmail.com

Free counters!