PEMANFAATAN LAPANGAN TARUNA SEBAGAI RUANG BERKUMPUL DI KOTA GORONTALO

Moh. Muhrim Tamrin, Amru Siola

Abstract


Abstract: Taruna Remaja Field in Gorontalo City is a city square that is used as the center of Gorontalo community activities, gathering space and sports venue. The purpose of this study was to determine (1) what types of activities are carried out by the community in utilizing the Taruna field as a gathering space, (2) which areas are often used by the community in utilizing the Taruna field as a gathering space. The method used in this research is a qualitative method with a rationalistic approach using accidental sampling techniques. The results of the study found a relationship between the profile of the respondents and the benefits of Taruna Remaja Field. The characteristics of the respondents were obtained from the results of questionnaires distributed with accidental sampling techniques to Taruna Remaja Field users. From the observations of the research carried out, it was found that several characteristics of Taruna Remaja Field users, generally in the form of activities that are repeated every day, such as refreshing (sitting while chatting, playing), sports, and culinary. In addition, around 62% of field users are dominated by female visitors.

Abstrak: Lapangan Taruna Remaja di Kota Gorontalo, merupakan sebuah alun-alun kota yang digunakan sebagai pusat kegiatan masyarakat Gorontalo, tempat berkumpul dan olahraga. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui (1) Jenis kegiatan apa saja yang dilakukan masyarakat dalam memanfaatkan lapangan Taruna sebagai ruang berkumpul, (2) Area kawasan mana saja yang sering digunakan masyarakat dalam memanfaatkan lapangan Taruna sebagai ruang berkumpul. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan rasionalistik menggunakan teknik sampling aksidental. Hasil dari penelitian ditemukan keterkaitan antara profil responden dengan manfaat Lapangan taruna Remaja. Karakteristik responden didapat dari hasil kuesioner yang dibagikan dengan teknik sampling aksidental terhadap pengguna lapangan Taruna remaja. Dari pengamatan penelitian yang dilakukan, ditemukan beberapa karakteristik pengguna lapangan taruna remaja, umumnya berupa aktivitas yang berulang tiap harinya yaitu refreshing (duduk sambil ngobrol, bermain), olahraga serta kuliner. Selain itu sekitar 62% pengguna lapangan didominasi oleh pengunjung wanita.

Keywords


Pemanfaatan, Lapangan Taruna, Ruang Berkumpul

Full Text:

PDF

References


Azmy. (2012). Pemanfatan Fungsi Lapangan Ayam Daya Kota Makassar, Prosiding. Hasil Penelitian Fakultas Teknik. Universitas Hasanuddin. Makassar.

Budiharjo, Eko, & Sudanti Hardjohubojo. (1993). Kota Berwawasan Lingkungan. Bandung.

Chamdany, D. (2004). Kajian dan Arahan Pengembangan Ruang Publik Oleh Aktivitas PKL di Kawasan Stadion Mahanan Kota Surakarta. Program Pascasarjana Magister Teknik Pembangunan Wilayah dan Kota.

Darmawati. (2011). Eksplorasi Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Kenyamanan Dan Keamanan Bagi Pejalan Kaki Di Jalan Simanjuntak Gondokusuman Yogyakarta, Jurnal Penelitian Bappeda Kota Yogyakarta, Volume 6, No. 6.

Edwards, A. L. (1957). Techniques of attitude scale construction. New York: Appleton-Century- Crofts.

Faraby. (2010). Perilaku Spasial Anak Jalanan di Yogyakarta, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Jurnal Arsitektur dan Perencanaan, Volume 4, No. 2.

Frick, Heinz. (1996). Arsitektur dan lingkungan, Kanisius, Yogyakarta.

Haryadi. Dan B, Setiawan. (2010). Arsitektur, Lingkungan dan Perilaku, Gadjah Mada University press, Yogyakarta.

Haryanti, Dini Tri. (2008), Kajian Pola Pemanfaatan Ruang Terbuka Publik Kawasan Bundaran Simpang Lima Semarang, Magister Teknik Pembangunan Wilayah Dan Kota, Universitas Diponegoro, Semarang.

Kustianingrum. et al. (2013). Fungsi dan Aktifitas Lapangan Ganesha Sebagai Ruang Publik di Kota Bandung, Jurnal Online Institut Teknologi Nasional. Volume 1, No. 2.

Laurens. (2004). Arsitektur Dan Perilaku Manusia. Surabaya: PT Gramedia widiasarana Indonesia.

Margono. (2004). Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Mulyani. (2006). Arsitektur Ekologis. Yogyakarta, Kanisius.

Munir, A. R. (2013). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Behavioral Intention Nasabah Untuk Menggunakan Layanan Mobile Banking Di Sulawesi Selatan Abdul Razak Munir Program Doktor Ilmu Ekonomi. UNIVERSITAS HASANUDDIN.

Rahmiati, D. (2017). Kajian Elemen Pembentuk Ruang Kota pada Ruang Terbuka Publik Kota (Studi Kasus : Alun-alun Karanganyar). Ikraith Teknologi, 1(2), 1–8.

Saragih. (2010). Mekanisme Pencapaian Privasi Mahasiswa Pada Pondokan Tipe Asrama Perorangan di Kampung Kota Iromejan dan Samirono, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Jurnal Arsitektur dan Perencanaan, Volume 4, No. 2.

Shirvani, H. (1985). (1985). The Urban Design Process. New York: Van Nostrand Reinhold.

Sunaryo. (2010). Perubahan Setting Ruang dan Pola Aktivitas Publik di Ruang Terbuka Kampus UGM, Humanisme, Arsitektur Dan Perencanaan, Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta, Seminar Nasional Riset Arsitektur dan Perencanaan (Serap) 1.

Tamrin, Moh Muhrim. (2015). Fungsi dan Manfaat Taman Kota Ditinjau Dri Pola Aktivitas Pengguna Taman (Studi Kasus: Taman Macan Makassar), magister Teknik Arsitektur, Universitas hasanuddin, Makassar.

Whyte. (1980). The Social Life of Small Urban Spaces. Washington D.C: The Conservation Foundation.




DOI: https://doi.org/10.31848/arcade.v5i1.625

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

PUBLISHER ADDRESS:
Department of Architecture, Universitas Kebangsaan,  Jl. Terusan Halimun No.37, Lkr. Sel., Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat 40263. E-mail address: jurnalarsitekturarcade@gmail.com

Free counters!