STUDI KENYAMANAN TERMAL RUMAH DOME NGLEPEN YOGYAKARTA

Kurnia Fajar Mustaqim

Abstract


Abstract: Thermal comfort is one aspect that must be considered in a building, one typology of buildings that need to be considered is the thermal comfort of the house, thermal comfort will affect the productivity of its inhabitants. One of the interesting houses to study is the dome house in Sengir village, Sumberharjo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta. The purpose of this study was to determine the level of thermal comfort in the dome house. The method used in this study is a quantitative research method by measuring directly and simulating using a design builder software. The results of the study showed that the dome house could not be in accordance with the thermal comfort standards of a building.

Keyword: thermal comfort, dome house

Abstrak: Kenyamanan termal adalah salah satu aspek yang harus diperhatikan dalam suatu bangunan, salah satu tipologi bangunan yang perlu diperhatikan kenyamanan termalnya adalah rumah, kenyamanan termal akan berpengaruh terhadap produktifitas penghuninya. Salah satu rumah yang menarik untuk diteliti adalah rumah dome yang berada di desa Sengir, Sumberharjo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kenyamanan termal pada rumah dome tersebut. Metode yang digunaan pada penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan melakukan pengukuran secara langsung dan juga simulasi menggunakan software design builder. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa rumah dome belum dapat sesuai dengan standar kenyamanan termal bangunan.

Kata Kunci: kenyamanan termal, rumah dome



Keywords


Kenyamanan Termal, Rumah Dome

Full Text:

PDF

References


ASHRAE. (1992). Thermal Environmental Condition for Human Occupation. Atlanta, United State: ASHRAE.

Hidayat, M. (2013). Pusat Pengembangan Bahan Ajar, UMB "Fisika Bangunan".

Idealistina, F. (1991). Model Termoregulasi Tubuh untuk Penentuan Besaran Kesan Termal Terbaik dalam kaitannya dengan Kinerja Manusia. disertasi doktor, Institut Teknologi Bandung.

Karyono, T. (2007). Dari Kenyamanan Termis Hingga Pemanasan Bumi: Suatu Tinjauan Arsitektur dan Energi. Pidato Pengukuhan Guru Besar Tetap Dalam Ilmu Arsitektur pada Universitas Tarumanagara. Jakarta, Indonesia.

KEMENKES, M. K. (1998). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 261/MENKES/ SK/II/1998. Jakarta: Menteri Kesehatan Republik Indonesia.

Lippsmeier, G. (1994). Bangunan Tropis. Alih bahasa Syahmir Nasution. Jakarta: Erlangga.

Saraswati, T. (2007). KONTROVERSI RUMAH DOME DI NGLEPEN, PRAMBANAN, D.I. YOGYAKARTA . DIMENSI TEKNIK ARSITEKTUR.

SNI, D. P. (1993). SK SNI Standar Tata cara perencanaan Teknis Konservasi Energi pada bangunan Gedung. Bandung: Yayasan Lembaga Penelitian Masalahn Bangunan.

Karyono, Tri Harso. 2016. “Kenyamanan Termal Dalam Arsitektur Tropis.” Researchgate.




DOI: https://doi.org/10.31848/arcade.v4i2.453

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

PUBLISHER ADDRESS:
Department of Architecture, Universitas Kebangsaan,  Jl. Terusan Halimun No.37, Lkr. Sel., Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat 40263. E-mail address: jurnalarsitekturarcade@gmail.com

Free counters!