GENIUS LOCI PERMUKIMAN NELAYAN PANTAI UTARA TUBAN JAWA TIMUR (Studi Kasus: Kelurahan Kingking Dan Kelurahan Karangsari)

Tyas - Santri, Tika Novis Putri

Abstract


Abstract:. Tuban Regency is one of the regencies in East Java that has fishermen settlements along the north coast or on the northern coast line. The object of this study is the Kingking and Karangsari fishermen settlements located on Jalan Panglima Sudirman in Tuban Regency. The purpose of this study is to trace the genius loci which is formed from the activities of the local community where as the majority of the population earn a livelihood as a fishermen. The method used in this study is a qualitative descriptive method with a phenomenological approach. Genius loci from the location of the study is seen from the image, space, character that is formed from community activities. Data collection is done by literature study, direct observation and unstructured interviews. Image as a fishermen settlement producing smoked and fresh fish. Space there is temporel space that occurs due to new activities in places that should have certain functions for certain activities but can define other functions with other activities. The most inherent character in this study area is where the fishermen settlements that sell various types of smoked fish along the settlements are on the edge of the highway. The results of this study indicate that the existing genius loci is expected to support the development of tourism in the region.

Keyword: Genius loci, fishermen settlements.

Abstrak: Kabupaten Tuban merupakan salah satu kabupaten yang berada di Jawa Timur yang memiliki permukiman nelayan di sepanjang pantai utara atau di jalur pantura. Objek studi kajian ini adalah pemukiman nelayan Kingking dan Karangsari yang berada di jalan Panglima Sudirman Kabupaten Tuban. Tujuan kajian ini untuk menelusuri genius loci yang terbentuk dari aktifitas mayarakat setempat dimana sebagai mayarakat yang mayoritas bermata pencaharian nelayan. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Genius loci dari lokasi kajian dilihat dari image, space, character yang terbentuk dari aktifitas masyarakat. Pengumpulan data dilakukan dengan studi literatur, observasi langsung serta wawancara tidak tersetruktur. Image sebagai permukiman nelayan penghasil ikan asap dan ikan segar. Space terdapat space temporel yang terjadi akibat adanya aktifitas baru pada tempat-tempat yang seharusnya memiliki fungsi tertentu untuk aktifitas tertentu namun dapat mendefinisikan fungsi lain dengan aktifitas lain. Character yang paling melekat di kawasan studi ini adalah dimana permukiman nelayan yang menjual beragam jenis ikan asap di sepanjang permukiman ditepi jalan raya. Hasil kajian ini menunjukan genius loci yang ada diharapkan dapat menunjang pengembangan wisata kawasan tersebut.

Kata Kunci: Genius loci, permukiman nelayan.


Keywords


Genius loci, permukiman nelayan

Full Text:

PDF

References


Bagus, Lorens. (2002). Kamus Filsafat. Jakarta. Gramedia Pustaka Utama.

Basri, Iwan Setiawan. (2009). Perencanaan Lingkungan Permukiman Nelayan Kampung Lere Kota Palu. Majalah Ilmiah Mektek XI No 2, Universitas Tadolako, Palu.

Carmona. (2003). Public Space Urban Space. The Dimension of Urban design. London: Architectural Press.

Egman, Pingkan Peggy dan Michael M R. (2016). Analisis Visual kawasan pesisir Pantai Studi Kasus Pemukiman Kawasan Pesisir Pantai Masyarakat LOS. Prosiding Temu Ilmiah IPLBI, pp. 171- 178.

Ekomadyo, Agus. (2012). Menelusuri Genius Loci Pasar Tradisional sebagai Ruang Sosial Urban di Nusantara. San121212 Ref No: A.2.5. Universitas Brawijaya.

Gunawan, udi. (2013). Fenomenologi Arsitektur, Konsep, Sejarah dan Gagasannya. NALARs Volume 12 No 1. Hal 43-58.

Kuswarno, Engkus. (2009). Metode Penelitian komunikasi Fenomenologi: Konsepsi, Pedoman dan Contoh Penelitiannya. Bandung:Widya Padjadjaran.

Madanipour, Ali. (2011). Social Exclusion And Space. City Reader. 186-194.

Madanipour, Ali. (2006). Roles and Challenges of Urban Design. Journal of Urban Design. 11. 173-193. 10.1080/13574800600644035.

Masri. (2010). Identifikasi Karakteristik Sosial, Ekonomi, Dan Budaya Masyarakat Nelayan Sungai Limau Di Kabupaten Padang Pariaman Dalam Penyediaan Perumahan Permukiman. Tesis Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro. Universitas Diponegoro

Moran, Dermot. (2000). Intruduction to Phenomenologi. London: Routledge.

Norberg schultz, Christian. (1991). Genius Loci: Towards a Phenomenology of Architecture. New York: Rizzoli.

Peraturan Menteri Negara Perumahan Rakyat republic Indonesia Nomor 15/PERMEN/M/2006 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penyelenggaraan Pengembangan Kawasan Nelayan. 2006. Jakarta.

Project for Public Space. (2009). Placemaking on Providence Waterfront. PPS Inc. New York.

Santri, T. (2018). Analisis Karakteristik Visual Arsitektur Pemukiman Nelayan Studi Kasus: Desa Kalibuntu Probolinggo. Jurnal TIARSIE. Universitas Langlangbuana.

Schulz, Christian Norberg. (1979). Genius Loci, Towards a Phenomenology of Architecture. New York: Rizzoli.

Siregar, H. H., Natalivan, P., & Ekomadyo, A. S. (2018). Cultural Assemblage as Genius Loci: Character Analysis of Medan City Center District. EduArchAsia. SHS Web of Conferences.

Trancik Roger. 1986. Finding lost space. Theories of Urban Design

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2007 Tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir Dan Pulau-Pulau Kecil. Jakarta.

Zahnd, M. (1999). Perancangan Kota Secara Terpadu. Kanisius. Yogyakarta.




DOI: https://doi.org/10.31848/arcade.v4i2.331

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

PUBLISHER ADDRESS:
Department of Architecture, Universitas Kebangsaan,  Jl. Terusan Halimun No.37, Lkr. Sel., Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat 40263. E-mail address: jurnalarsitekturarcade@gmail.com

Free counters!