EVALUASI KONSEP RAMAH PEJALAN KAKI PADA PEDESTRIAN MALIOBORO DENGAN PENDEKATAN KONSEP WALKABILITY

Alexianus Thomas Uak

Abstract


Abstract: Malioboro Pedestrian is located in the tourist area of Malioboro, which has been arranged by the Yogyakarta Regional Government. The arrangement carried out applies the concept of the Cultural Terrace which basically has the purpose of creating a tourist area of Malioboro that is visitor-friendly, including pedestrians. Many facilities are provided for pedestrians to support this concept, for example the provision of benches, special diffable lanes and other facilities. The purpose of this paper is to evaluate the pedestrian-friendly concept applied to the Malioboro pedestrian with the walkability concept approach. The method used in this study uses descriptive qualitative method, which is direct observation to the study location to find out, understand and directly identify the actual conditions that exist in Malioboro pedestrian. In addition to knowing the comfort level of actual conditions, the concept of walkability is used as a comparison concept. The results of this study indicate that the arrangement of the Malioboro pedestrian carried out by the government has met the criteria of pedestrian friendliness in accordance with the concept of walkability, namely accessibility, aesthetics, safety and security criteria and comfort aspects. Although structuring has met the criteria, the existing facilities have not been used and utilized properly by Malioboro pedestrian users, so that there are some negative impacts that cause discomfort, such as waste problems and mastery of pedestrian space for other activities that are not in accordance with pedestrian functions.

Keyword: Malioboro, Malioboro pedestrian, pedestrian friendly, cultural terrace, the concept of walkability

Abstrak: Pedestrian Malioboro berada pada kawasan wisata Malioboro yang telah ditata oleh Pemerintah Derah Istimewah Yogyakarta. Penataan yang dilakukan menerapkan konsep Teras Budaya yang pada dasarnya memiliki tujuan untuk menciptakan kawasan wisata Malioboro yang ramah pengunjung, termasuk pejalan kaki. Banyak fasilitas yang disediakan pada pedestrian untuk mendukung konsep ini, misalnya pengadaan bangku, jalur khusus difabel dan fasilitas lainnya. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengevaluasi konsep ramah pejalan kaki yang diterapkan pada pedestrian Malioboro dengan pendekatan konsep walkability. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yakni melakukan observasi langsung ke lokasi studi untuk mengetahui, memahami serta mengidentifikasi secara langsung kondisi aktual yang ada pada pedestrian Malioboro.Selain itu untuk mengetahui tingkat kenyamanan kondisi aktual maka digunakan konsep walkability sebagai konsep pembanding. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa penataan pedestrian Malioboro yang dilakukan pemerintah telah memenuhi kriteria ramah bagi pejalan kaki sesuai konsep walkability, yakni kriteria aksesibilitas, estetika, keselamatan dan keamanan serta aspek kenyamanan. Meskipun secara penataan telah memenuhi kriteria, fasilitas yang ada belum digunakan dan dimanfaatkan dengan baik oleh pengguna pedestrian Malioboro, sehingga muncul beberapa dampak negatif yang menimbulkan ketidaknyamanan, misalnya masalah sampah dan penguasaan ruang pejalan kaki untuk aktivitas lainnya yang tidak sesuai dengan fungsi pedestrian.

Kata Kunci: Malioboro, pedestrian Malioboro, ramah pejalan kaki, teras budaya, konsep walkability


Full Text:

PDF

References


Budiarti, F., & Mahadi, K. I. (2015). Strategi penataan kawasan Malioboro menjadi kawasan pedestrian. Jurnal Teknik Planologi: Planesa.

Christiana, N. E. (2017). Pengembangan Jalur Pejalan Kaki Dengan Konsep Wakable City Koridor Dukuh Atas Jakarta Berdasarkan Preferensi Pengguna.Gori, S., Nigro, M., & Petrelli, M. (2015). Walkability Indicators for Pedestrian-Friendly Design. Transportation Research Record: Journal of the Transportation Research Board. https://doi.org/10.3141/2464-05

Jayanti, T. B. (2016). Keamanan Wanita di Ruang Publik. In TEMU ILMIAH IPLBI 2016 (pp. 13–20).

Kuppinger, P. (2014). A neighborhood shopping street and the making of urban cultures and economies in Germany. City and Community. https://doi.org/10.1111/cico.12064

Pradipto, R., Kharis, Z., Wicaksono, Y. I., & Indriastuti, A. K. (2014). Evaluasi Kinerja Ruang Pejalan Kaki di Jalan Malioboro Yogyakarta. Jurnal Karya Teknik Sipil, 3, 564–572.

Premier’s Physical Activity Taskforce, & Department of Sport and Recreation, G. of W. A. (2007). Walk WA: A Walking Strategy for Western Australia 2007 – 2020.

Putri, N. C. (2016). Perancangan Alarm Keamanan Orangtua Dan Anak Untuk General Ism Radio Frequency Transceiver Design Of Parental-Child Safety Alarm To Prevent Lost Child In Public Space Using General Ism Radio Frequency Transceiver System. In Art & Design (Vol. 3, pp. 1366–1373).

Rankin, K. N., & Mclean, H. (2015). Governing the commercial streets of the city: New terrains of disinvestment and gentrification in toronto’s inner suburbs. Antipode. https://doi.org/10.1111/anti.12096

Robert C. Bogdan dan Stevcen, J. T. (1992). Pengantar metoda penelitian kualitatif : suatu pendekatan fenomenologis terhadap ilmu-ilmu sosial.

Shirvani, H. (1985). The Urban Design Process. New York: Van Nostrand Reinhold Company.

Syarlianti, D., & Arief, A. (2015). Tinjauan Konsep Pedestrian Friendly Di Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya. ATRIUM - Jurnal Arsitektur, 1(2), 109–121. https://doi.org/10.21460/atvm.2016.12.12

Tarigan, M. K., & Yogyakarta, U. M. (2018). Mewujudkan Pembangunan Dan Penataan Wilayah Malioboro Sebagai Wilayah Wisata Ramah Lingkungan, 3(1), 305–311.

V., B., Steinberg, F., & Lindfield, M. (2012). Green cities. Asian Development Bank.

Winayanti, L., Mandiartha, P., Tsaputra, A., Setiawan, B., & Zuraida, L. (2015). Walkability and Pedestrian Facilities. In 15th Indonesian Scholars International Convention London, 3 - 4 October 2015.




DOI: https://doi.org/10.31848/arcade.v4i1.324

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

PUBLISHER ADDRESS:
Department of Architecture, Universitas Kebangsaan,  Jl. Terusan Halimun No.37, Lkr. Sel., Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat 40263. E-mail address: jurnalarsitekturarcade@gmail.com

Free counters!