SISTEM SAMBUNGAN KONSTRUKSI RUMAH TRADISIONAL DI KAMPUNG PULO, JAWA BARAT

Andi Harapan

Abstract


Abstract: Kampong Pulo in West Java has a unique characteristic of it’s traditional building that can be showed the building shape, material and joint system, which be divided into lower system, middle system, and upper system. The lower system is included the foundation (included column untuk floor) and floor, the middle system is included wall frame, door & window, and the upper system is included ceiling (and its frame) and roof. Based on this reaseach we found that traditional building in Kampong Pulo is not depends on theory and principle of building but adjusting it with the circumstance and climate around it.The observation is focused on three building aspects: form and configuration, material and dimension, and detail of joint system for all the building system (lower, middle, and upper). This observation created to map construction joint system for traditional building in Kampong Pulo, West Java

 

Keywords: Kampong Pulo, joint system of construction, traditional house, West Java.

 

 

Abstrak: Bangunan rumah tradisional di Kampung Pulo, Jawa Barat mempunyai karakteristik yang unik, yang dapat dilihat dari sistem konstruksi bangunannya, yang meliputi sistem bagian bawah, tengah dan atas. Bagian bawah meliputi fondasi dan lantai, bagian tegah meliputi rangka dinding, pintu dan jelndela, sedangkan bagian atas meliputi langit-langit dan atap. Pembahasan penelitian dilihat dari tiga aspek, yaitu: aspek bentuk dan konfigurasi, material dan dimensi, detail sistem sambungan konstruksi. Karakteristik dari bangunan tradisional yakni tidak menerapkan teori atau prinsip bangunan akan tetapi menyesuaikan dengan lingkungan dan iklim yang ada. Dari penelitian ini dapat membuka ruang pengembangan sistem sambungan konstruksi yang dapat diterapkan pada bangunan sederhana terutama yang menggunakan struktur dan konstruksi kayu dan memberikan ruang untuk pengembangan bangunan-bangunan tradisional yang dilindungi/diproteksi oleh Pemda setempat khususnya Jawa Barat terhadap keberadaan sistem sambungan tradisional.

 

Kata Kunci: Kampung Pulo, sistem sambungan konstruksi, rumah tradisional, Jawa Barat.


Full Text:

PDF

References


Adimihardja, Kusnaka, AS. Sumamihardja, D. Suwandi, A. Rusmana, O. Rostoyati, R.Amidjaja, W. Haryono (1981) : Tipe Rumah Tradisional Khas Sunda di Jawa Barat. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Jawa Barat, Proyek Pengembangan Pariwisata Jawa Barat, Bandung.

Harapan, Andi (2017), Penataan Dusun Gerupuk Sebagai Kawasan Wisata Kuliner dan Bahari Berbasis Kearufan Lokal dengan Pendekatan Community Engagement, Jurnal Arsitektur ARCADE 1 (2), 69-79 Vol. 2017.

Muanas, Dasum (1984) : Arsitektur Tradisional Daerah Jawa Barat. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Kebudayaan Daerah, Bandung.

Surjadi, A. (1974) : Masyarakat Sunda Budaya dan Problema. Penerbit Alumni – Bandung.

Triyadi, Sugeng & Harapan, Andi (2008) : Kearifan Lokal Rumah Vernakular Jawa Barat Bagian Selatan dalam Merespon Gempa, Jurnal Sains dan Teknologi EMAS, Vol. 18, No. 2, Mei 2008.




DOI: https://doi.org/10.31848/arcade.v2i2.28

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

PUBLISHER ADDRESS:
Department of Architecture, Universitas Kebangsaan,  Jl. Terusan Halimun No.37, Lkr. Sel., Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat 40263. E-mail address: jurnalarsitekturarcade@gmail.com

Free counters!