ELEMEN FISIK PEMBENTUK PUSAT KOTA JEPARA BERDASARKAN PETA MENTAL MASYARAKAT

Muhammad Bagas Ramadan, Suzana Ratih Sari, Edward E. Pandelaki

Abstract


Abstract: City’s imagery formation consist of physical elements that can be seen in terms of function, location, shape, magnitude, uniqueness, character. The exploratory of image forming elements is one of the important keys to get a positive image of the city. By using the community mental map method based on Lynch's theory, this study is expected to be able to purify the elements that make up the image of Jepara city that are built through people's perceptions, experiences, imagination and feelings. This study used qualitative research with exploration method, in order to understand the physical elements forming the city center, since the informant must freely provide an understanding of the meaning of the object that would represent the physical element forming the center of Jepara. Based on the analysis results, it can be concluded that the physical elements forming the central image of the city of Jepara are physical elements formed through the of the objects that make up the physical elements forming the image of the city of Jepara which are are arranged through physical objects Alun - Alun, Pendopo, SCJ (Jepara Culinary Place), Kaliwiso Bridge, Kaliwiso River, Jalan Brigjen Katamso, Jalan Yos Sudarso, Jalan Wolter Monginsidi, Chinatown.

Keywords: Physical elements, mental maps, Jepara

 

Abstrak: Pembentukan citra dari kota dibangun elemen fisik yang dapat dilihat dari segi fungsi, lokasi, bentuk, besaran, keunikan, karakter. Penggalian elemen pembentuk citra merupakan salah satu kunci penting untuk mendapat citra yang positif dari kota. Jepara merupakan kota dalam proses berkembang menguatkan citra dalam kotanya. Dengan menggunakan metode peta mental masyarakat berdasarkan teori Lynch, penelitian ini diharapkan akan dapat mengerucutkan elemen yang menjadi pembentuk citra kota Jepara yang dibangun melalui persepsi, pengalaman, imajinasi dan perasaan masyarakatnya. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan dengan cara eksplorasi,karena untuk memahami elemen fisik pembentuk pusat kota informan harus secara bebas memberikan pemahaman makna terhadap obyek yang akan mewakili elemen fisik pembentuk pusat kota Jepara. Berdasarkan pada hasil analisis maka dapat ditarik kesimpulan bahwa elemen fisik pembentuk citra pusat kota jepara adalah Elemen fisik dibentuk melalui fungsi atau cara kerja dari obyek – obyek yang menyusun elemen fisik pembentuk citra kota jepara. Elemen fisik pembentuk citra pusat kota jepara disusun melalui obyek – obyek fisik  Alun - Alun, Pendopo, SCJ(Tempat Kuliner Jepara), Jembatan Kaliwiso, Sungai Kaliwiso, Jalan Brigjen Katamso, Jalan Yos Sudarso, Jalan Wolter Monginsidi, Pecinan.

Kata Kunci: Elemen fisik, peta mental,  Jepara.


Full Text:

PDF

References


Budiman Ival T.R , Rondonuwu Dwight M ,Tungka Aristotulus E. (2018). Analisis Elemen – Elemen Pembentuk Citra Kota Di Kawasan Perkotaan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe. Jurnal Spasial Vol 5. No. 2, ISSN 2442-3262. Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota. Fakultas Teknik. Universitas Sam Ratulangi. Manado

Bungin, Burhan. 2007.Penelitian Kualitatif: Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik Dan Ilmu Sosial Lainnya.Jakarta:Putra Grafika.

Hana A.P, Dian K.H, & Antariksa. 2014. Elemen Pembentuk Citra Kawasan Bersejarah Di Pusat Kota Malang. Jurnal Ruas, Volume 12 No 1, Issn 1693-3702 Badan Penerbit Universitas Brawijaya, Malang.

Haryadi, 1995, Arsitektur Lingkungan Dan Perilaku, Dirjen Dikti Dep. P Dan K, Jakarta.

Irawan,Ni Made D.A. (2014) Citra Kota Blahkiuh (Badung, Bali) Menurut Kognisi Pengamat. Jurnal Lingkungan Binaan. Vol 1. No 1. ISSN 2355-570. Kementrian Pekerjaan Umum: Penataan Bangunan dan Lingkungan. Bali

Jayanti, Theresia B (2018). Citra Kota Sebagai Strategi Pengembangan Pariwisata Kota Juwana. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni. Vol. 2, No. 1, ISSN-L 2579-6356 Jurusan Teknik Arsitektur, Universitas Tarumanagara Jakarta

Laurents, Joyce Marcella. 2004. Arsitektur dan Perilaku Manusia, PT. Gramedia, Jakarta.

Lynch, Kevin. 1972. What Time is The Place, The MIT Press, Cambridge, Massachusetts London, England.

Noviana, Mafazah. (2012). Kajian Elemen Pembentuk Citra Kawasan Jalan Kusuma Bangsa Samarinda. Jurnal Eksis, Vol.8 No.2, ISSN: 0216-6437. Desain Produk PS. Arsitektur Politeknik Negeri Samarinda

Nurjannah, Irma (2017) Kajian Konsep Penataan Kawasan Kota Lama Kendari Berdasarkan Identitas Dan Citra Kotanya. Langkau Betang, Vol. 4, No. 2, Program Studi Teknik Arsitektur Universitas Halu Oleo

Purwantiasning A.R, Masruroh F, Nurhidayah. (2013). Analisa Kawasan Boat Quay Berdasarkan Teori Kevin Lynch. Jurnal Nalars. Vol 12. No 1 : 59-72 Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Purwanto, Edi. 2011. Pendekatan Pemahaman Citra Lingkungan Perkotaan (Melalui kemampuan Peta Mental Pengamat), Jurnal Dimensi Teknik Arsitektur Vol. 29, No. 1,: 85 – 92. Universitas Diponegoro, Semarang.

Purwanto, Darmawan. 2013. Memahami Makna Citra Kota – Teori, Metode dan Aplikasinya (cetakan ke-2), Jurnal Tata Loka Teknik Planologi UNDIP Vol. 15, No. 4, 248-261. Universitas Diponegoro, Semarang.

Rahayu, Elis S. (2013) Kajian Citra Jalan Yos Sudarso Palangka Raya. Jurnal Perspektif Arsitektur. Volume 8 / No.2. ISSN 1907 – 8536 Jurusan Arsitektur Universitas Palangka Raya

Rapoport, Amos. 1982. The Meaning of the Built Environment. Beverly Hills, California; Sage Publications.

Sudrajat, Iwan. 1984. Struktur Pemahaman Lingkung-An Perkotaan, Tesis S-2 Teknik Arsitektur ITB, Bandung.

Smardon.R.C., 1986, Foundation for Visual Project Analysis, John Wiley & Son, New York.

Syariefudin, Khaeron. 2004. Pola Partisipasi Dan Pemberdayaan Masyarakat Sekitar Obyek Wisaya Pantai Tirta Samudra Jepara, Tesis S-2 Ilmu Administrasi Universitas Diponegoro, Semarang.

Syarifuddin, Didin. (2018) Nilai Citra Kota Dari Sudut Pandang Wisatawan (Studi Tentang Citra Kota Bandung Dampaknya Terhadap Kunjungan Ulang). Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation. Volume 1, Nomor 2. ARS International School of Tourism. Bandung

Tallo,Amandus J, Pratiwi P, Astutik I.(2014). Identifikasi Pola Morfologi Kota (Studi Kasus : Sebagian Kecamatan Klojen, Di Kota Malang). Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota ITB. Vol. 25, no. 3, hlm. 213-227, ISSN 0853-9847

Tohjiwa, Agus D. (2011). Citra Pusat Kota Depok Berdasarkan Kognisi Pengamat. Proceeding Pesat. Vol 4. No 2, ISSN: 1858-2559. Program Studi Fakultas Teknik Universitas Gunadarma. Depok

Wally, Johannes F. (2016). Studi Citra Kota Jayapura Pendekatan Pada Aspek Fisik Elemen-Elemen Citra Kota - Kevin Lynch. Jurnal Dinamis. Vol 2. No. 12. Program Studi Teknik Arsitektur. Universitas Sains dan Teknologi Jayapura. Jayapura

Wiratna, Sujarweni. 2014. Metodologi Penelitian. Pustaka Baru Press, Yogyakarta.




DOI: https://doi.org/10.31848/arcade.v3i2.228

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

PUBLISHER ADDRESS:
Department of Architecture, Universitas Kebangsaan,  Jl. Terusan Halimun No.37, Lkr. Sel., Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat 40263. E-mail address: jurnalarsitekturarcade@gmail.com

Free counters!