ANALISIS KONFIGURASI RUANG PONDOKAN MAHASISWA DI KAWASAN TAMAN HEWAN BALUBUR - TAMANSARI, BANDUNG

Asep Yudi Permana, Karto Wijaya

Abstract


Abstract: In simple terms, space can be interpreted as a container of activity. The complexity of an urban environment begins with a variety of activities which then affect the arrangement of space. The variety of activities requires an effective and efficient space configuration that is determined by the formation of spatial structures. As part of a configuration, space is not only a node, but also a path or path that is generally public. This node and path connects the fields and binds them in a relationship system (lingkage system). The research method uses a space configuration analysis approach through calculation of total depth, mean depth, and RA. Next is a descriptive analysis. The research parameters consisted of: connectivity, integrity, intelligibility, and axial line. The results of the study showed that space configuration occurred resulting in 7 (seven) spatial configurations.

Keyword: Connectivity, integrity, intelligibility, lingkage

Abstrak: Secara sederhana, ruang dapat diartikan sebagai wadah aktivitas. Kompleksitas yang dimiliki lingkungan perkotaan dimulai dengan beragamnya aktivitas yang kemudian berdampak pada susunan ruang. Beragamnya aktivitas membutuhkan konfigurasi ruang yang efektif dan efisien yang ditentukan dari pembetukan struktur ruang. Sebagai bagian darisebuah konfigurasi, ruang tidak hanya berbentuk node, tetapi juga path atau jalur yang umumnya bersifat publik. Node dan path ini menghubungkan lahan-lahan dan mengikatnya dalam suatu sistem hubungan (lingkage system). Metode penelitian menggunakan pendekatan analisis konfigurasi ruang melalui perhitungan total depth, mean depth, dan RA. Selanjutnya dilakukan analisis deskriptif. Parameter penelitian terdiri dari: cennectivity, integrity, intelligibility, dan axial line.  Hasil penelitian menunjukkan konfugiransi ruang yang terjadi menghasilkan 7 (tujuh) konfigurasi ruang.

Kata Kunci: Konektivitas, integritas, kejelasan, keterkaitan


Full Text:

PDF

References


Budihardjo, E. (1984). Sejumlah Masalah Permukiman Kota. Bandung: Alumni.

Budihardjo, E. (1997). Tata Ruang Perkotaan. Bandung: Alumni.

Budihardjo, E. (2011). PENATAAN RUANG PEMBANGUNAN PERKOTAAN (I). Bandung: ALUMNI, PT.

Carmona, Hearth, Oc, & Tiesdell. (2003). Public places, urban spaces. Architectural Press.

Daldjoeni. (1997). Seluk Beluk Masyarakat Kota. 5.

Damayanti, R., dan Handinoto. (2005). Kawasan “pusat kota” dalam perkembangan sejarah perkotaan di jawa. DIMENSI TEKNIK ARSITEKTUR Vol. 33, No. 1, Juli 2005: 34 - 42, 33, 34–42.

Darjosanjoto, E. T. S. (2006). Penelitian Arsitektur di Bidang Perumahan dan Permukiman. Surabaya: ITS Press.

Darjosanjoto, E. T. S. (2009). Evolution and Change in Street-Use A Functional and Morphological Analysis of City Corridors in Eastern Java. In and J. S. Daniel Koch, Lars Marcus (Ed.), International Space Syntax Symposium (pp. 1–8). Stockholm.

Hillier, B. (2007). Space is the machine: A Configuration Theory of Architecture. Design Studies (Vol. 18). London: The Press Syndicate of The University of Cambridge. https://doi.org/10.1016/S0142-694X(97)89854-7

Hillier, B., Burdett, R., Peponis, J., dan Penn, A. (1987). Creating Life: Or, Does Architecture Determine Anything? London WCIH OQB, Great Britain: Bartlett School of Architecture and Planning University College London.

Hillier, B., dan Hanson, J. (1984). The social logic of space. Cambridge University Press (Vol. 13). Cambridge. https://doi.org/10.1016/0169-2046(86)90038-1

Hillier, B., Penn, A., Hanson, J., Grajewski, T., dan Xu, J. (1993). Natural Movement: or, Configuration and Attraction in Urban Pedestrian Movement. Environment and Planning B: Planning and Design, 20, 29–66.

Hutama, I. A. W. (2016). Exploring the Sense of Place of an Urban. University of Twente, The Netherlands.

Kostoff, S. (1991). The City Assembled: The Elements of Urban Form Through History. London: Thames and Hudson.

Kunto, H. (1984). Bandung Tempo Doele. Bandung: PT. Granesia.

Kunto, H. (1986a). Balai Agung di Kota Bandung. Bandung: PT. Granesia.

Kunto, H. (1986b). Semerbak Bunga di Bandung Raya. Bandung: PT. Granesia.

Moleong, L. J. (2006). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Moudon, A. (1997). Urban morphology as an emerging interdiciplinary field. Urban Morphology, 1(1), 3–10.

Permana, A. Y. (2012a). Eco-architecture Sebagai Konsep Urban Development di Kawasan Slums dan Squatters Kota Bandung (pp. 1–11). Semarang.

Permana, A. Y. (2012b). Peran Ruang Terbuka Publik di Kawasan Slums dan Squatters sebagai “Ruang Ketiga” (Kasus: Kawasan Bantaran Sungai Cikapundung di Kota Bandung. In SEMINAR NASIONAL ”Sustainable Urbanism” Adaptasi Perubahan Ruang Perkotaan-Pendekatan Teoritik dan Praktek (pp. 84–98). Semarang: Media Plano : Biro Penerbit Planologi UNDIP.

Permana, A. Y. (2014). Transformasi Gubahan Ruang: Pondokan Mahasiswa di Kawasan Balubur Tamansari Kota Bandung. Universitas Diponegoro. Retrieved from http://eprints.undip.ac.id/62084/

Permana, A. Y., Soetomo, S., Hardiman, G., dan Buchori, I. (2013). Smart Architecture as a Concept of Sustainable Development in the Improvement of the Slum Settlementarea in Bandung. Internasional Refereed Journal of Engineering and Science, 2(9), 26–35.

Permana, A. Y., Sumarna, N., dan Wijaya, K. (2017). Membangun Kampung Kreatif melalui Kolaborasi Mahasiswa dengan Masyarakat. Kasus: Kawasan Balubur-Tamansari Kota Bandung. In Prosiding Seminar Nasional “Perencanaan Pembangunan Inklusif Desa-Kota” (pp. 51–58). Padang: Asosiasi Sekolah Perencanaan Indonesia (ASPI), Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (PERHEPPI), dan Program Pascasarjana Universitas Andalas.

Permana, A. Y., dan Wijaya, K. (2013). Education City As Identity of Bandung City. In International Conference on Urban Heritage and Sustainable Infrastrcture Development (UHSID) (pp. 15–19). Semarang: Architecture Departement of Diponegoro University.

Permana, A. Y., dan Wijaya, K. (2017). Spatial change transformation of educational areas in Bandung Spatial change transformation of educational areas in Bandung. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (International Conference on Sustainable in Architecture Design Urbanism/ICSADU) (Vol. 99, p. 012029). Semarang: IOP Conference Series: Earth and Environmental Science. https://doi.org/10.1088/1755-1315/99/1/012029

Permana, A. Y., dan Wijaya, K. (2018). Spatial change transformation of educational areas in Bandung. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (Vol. 99). https://doi.org/10.1088/1755-1315/99/1/012029

Setioko, B., Endrianto, E., dan Woro, T. (2013). The 3 rd International Conference on Sustainable Future for Human Security Towards sustainable urban growth : The unaffected fisherman settlement setting ( with case study Semarang coastal area ). Procedia Environmental Sciences, 17, 401–407. https://doi.org/10.1016/j.proenv.2013.02.053

Siregar, J. P. (2014). Metodologi dasar space syntax dalam analisis konfigurasi ruang. Malang: Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Brawijaya. Retrieved from http://johannes.lecture.ub.ac.id/2014/03/modul-01-space-syntax-metodologi-dasar-space-syntax-dalam-analisis-konfigurasi-ruang/pdf

Soetomo, S. (2012). Urbanisasi dan Morfologi: Proses perkembangan peradaban dan wadah ruang fisiknya : Menuju Ruang Kehidupan yang Manusiawi. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Sudjarto, D. (1985). Diktat Kuliah Perencanaan Kota Baru. Bandung: ITB.

Sujarto, D. (1992). Bias Kota Raksasa Serupa Jakarta: Wajah Kota Gaya Kampung. Jakarta: LP3S.

Voskuil, R. P. G. A. (2007). Bandung Citra Sebuah Kota. Bandung: Departemen Planologi ITB bekerja sama dengan PT. Jagaddhita.

Widjaja, P. (2013). Kampung - Kota Bandung (Pertama). Yogyakarta: Graha Ilmu.

Wijaya, K., Permana, A. Y., dan Swanto, N. (2017). Kawasan Bantaran Sungai Cikapundung Sebagai Pemukiman Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Di Kota Bandung. ARCADE, 1(2), 57–68.




DOI: https://doi.org/10.31848/arcade.v3i1.209

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

PUBLISHER ADDRESS:
Department of Architecture, Universitas Kebangsaan,  Jl. Terusan Halimun No.37, Lkr. Sel., Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat 40263. E-mail address: jurnalarsitekturarcade@gmail.com

Free counters!