PENINGKATAN KUALITAS KEANDALAN SARANA DAN PRA-SARANA SISTEM PROTEKSI KEBAKARAN PASAR TRADISIONAL DI KOTA TASIKMALAYA

Dicky Nurmayadi, Mohammad Syarif Al Huseiny

Abstract


Abstract:. The level of risk of public buildings, especially traditional markets, is very high, the facilities and infrastructure available to protect the market are largely unable to function optimally. The purpose of this research is to find out and measure the extent to which traditional markets in Tasikmalaya City are ready and responsive in protecting buildings and the environment from the risk of fire. The method starts with the formulation of the problem, setting the goals to be achieved, compiling a literature review, formulating hypotheses, collecting and processing data, conducting discussions, and the final stage is by drawing conclusions. Based on the results of research and observations carried out in four traditional markets in Tasikmalaya City, the readiness of market facilities and infrastructure as measured by 1) safety procedures in all four markets is still low, 2) evacuation routes and gathering points, there are still no clear evacuation routes and gathering points (there has not been found a marker / director), 3) active protection system (hydrant and APAR), three of the four markets are equipped with a hydrant system but the condition is largely unable to function properly, 4) there is a distance between each building block, from the four observation sites are only the Pancasila market which does not have a clear distance between each building block, 5) supervision and control, management and application of rules on fire risk in almost all market locations is still very low. Overall based on the results of research in four traditional market locations in the City of Tasikmalaya it is still very necessary to improve the quality of fire protection system facilities and infrastructure.

Keyword: Facilities_infrastructure, fire_protection, traditional_markets

 

Abstrak: Tingkat risiko bangunan publik khususnya pasar tradisional terhadap bahaya kebakaran sangat tinggi, sarana dan prasarana yang tersedia untuk memproteksi pasar sebagian besar tidak dapat berfungsi secara optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui serta mengukur sejauh mana pasar tradisional yang ada di Kota Tasikmalaya siap dan tanggap dalam memproteksi bangunan dan lingkungan dari risiko kebakaran. Metode yang dilakukan dimulai dengan melaksanakan perumusan masalah, menetapkan tujuan yang akan dicapai, menyusun tinjauan pustaka, merumuskan hipotesa, pengumpulan serta pengolahan data, melakukan pembahasan, dan tahapan terakhir adalah dengan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dan pengamatan yang dilaksanakan di empat pasar tradisional di Kota Tasikmalaya kesiapan sarana dan prasarana pasar yang diukur berdasarkan 1) prosedur keselamatan di keempat pasar masih rendah, 2) jalur evakuasi dan titik kumpul, masih belum ditemukan jalur evakuasi dan titik kumpul yang jelas (belum ditemui adanya penanda/pengarah), 3) sistem proteksi aktif (hydrant dan APAR), tiga dari empat pasar sudah dilengkapi dengan system hydrant akan tetapi kondisinya sebagian besar tidak dapat berfungsi dengan baik, 4) ada jarak antara tiap blok bangunan, dari keempat lokasi pengamatan hanya pasar pancasila yang tidak memiliki jarak yang jelas antara masing-masing blok bangunan, 5) pengawasan dan pengendalian, pengelolaan dan penerapan aturan tentang risiko kebakaran di hampir seluruh lokasi pasar masih sangat rendah. Secara keseluruhan berdasarkan hasil penelitian di empat lokasi pasar tradisional di Kota Tasikmalaya masih sangat perlu untuk dilakukan peningkatan kualitas sarana dan prasarana sistem proteksi kebakaran.

 

Kata Kunci: Sarana_prasarana, Proteksi_kebakaran, Pasar_Tradisional.


Full Text:

PDF

References


Abdul, Muntadhar F. Afifuddin, Mochammad. Munir, Abdul. (2017). Evaluasi Jalur Evakuasi di Bappeda Aceh. Jurnal Teknik Sipil Universitas Syiah Kuala. Volume 6, Nomor 2. Januari 2017 : hal. 195-204.

Adilla, Yunita. Adyatma, Sidharta. Deasy Arisanty. 2016. Faktor Penyebab Kerentanan Kebakaran Berdasarkan Persepsi Masyarakat di Kelurahan Melayu Kecamatan Banjarmasin Tengah. Jurnal Pendidikan Geografi, Volume 3, No 4, Juli 2016. Hal. 40-57.

Anugrah, Djaka, H. Suroto. Kurniawan, Bina. 2017. Evaluasi Keandalan Sistem Proteksi Kebakaran Ditinjau Dari Sarana Penyelamatan dan Sistem Proteksi Pasif Kebakaran di Gedung Lawang Sewu Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat. Vol. 5. Nomor 5. Oktober 2017 : 134-146.

Darmawan, Darwis. (2017). Pengembangan Lokasi Pasar Tradisional di Kota Tasikmalaya. Jurnal Pendi-dikan Ilmu Sosial (JPIS). Volume 26, Nomor 2, Desember 2017 : 110-125.

Sutami, Wahyu D. 2012. Strategi Rasional Pedagang Pasar Tradisional. Biokultur, Vol.1/No.2/Juli-Desember 2012. Hal, 127-148.

Hadhiatma, Agung. Hernawan, Agung. Tjendro. 2015. Penentuan Jalur Evakuasi Bencana Kebakaran di Gedung Menggunakan Algoritma Jalur Jamak. Konferensi Nasional Sistem & Informatika. 9-10 Oktober 2015.

Hesna, Yervi. Hidayat, Benny. Suwanda, Satria. 2009. Evaluasi Penerapan Sistem Keselamatan Kebakaran Pada Bangunan Gedung Rumah Sakit DR. M. Djamil Padang. Jurnal Rekayasa Sipil. Vol. 5, No. 2. Oktober 2009 : Hal. 65-76.

Jelita, Setya Dwi. Sufianto, Heru. Utami, Sri. 2017. Tata Ruang Pasar Tradisional Terhadap Kerentanan Kebakaran (Studi Kasus Pasar Tekstil Klewer).

Karimah, Minati. Kurniawan, Bina. Suroto. Analisis Upaya Penanggulangan Kebakaran di Gedung Bougenville Rumah Sakit Telogorejo Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal). Volume 4, Nomor 4, Oktober 2016. Hal. 698-706.

Kementerian Perdagangan Republik Indo-nesia (KPRI). 2015. Laporan AKhir Analisis Arah Pengembangan Pasar Rakyat. Pusat Kebijakan Perdaga-ngan Dalam Negeri Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Perda-gangan Kementerian Perdagangan.

Keputusan Menteri Negara Pekerjaan Umum Nomor : 10/KPTS/2000. Ketentuan Teknis Pengamanan Terhadap Bahaya Kebakaran Pada Bangunan Gedung dan Lingkungan.

Khoirul, Agus, Anam. Winarni, Sri. Handes, Linggar. 2016. Gambaran Kesiap-siagaan Pedagang Pasar Dalam Penanggulangan Bencana Kebakaran di Pasar Legi Kota Blitar. Jurnal Ners dan Kebidanan, Volume 3, No. 3, Desember 2016. Hal. 278-285.

Purwana, R. 2013. Manajemen Kedaruratan Kesehatan Lingkungan dalam Keja-dian Bencana. Jakarta: Raja.

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2002. Tentang Bangunan Gedung.

Wismantoro, Bayu D. 2013. Analisis Keandalan Terhadap Bahaya Keba-karan dan Kondisi Sanitasi Ling-kungan di Enam Pasar Tradisional Kelas III Kota Yogyakarta. Konferensi Nasional Teknik Sipil 7. UNS Surakarta, 24-26 Oktober 2013.

Zulfiar, Muhammad H. Gunawan, Akhid. (2018). Evaluasi Sistem Proteksi Kebakaran pada Bangunan Hotel UNY 5 Lantai di Yogyakarta. Semesta Teknika. Vol. 21, No. 1. Mei 2018 : Hal. 65-71.




DOI: https://doi.org/10.31848/arcade.v2i3.137

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

PUBLISHER ADDRESS:
Department of Architecture, Universitas Kebangsaan,  Jl. Terusan Halimun No.37, Lkr. Sel., Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat 40263. E-mail address: jurnalarsitekturarcade@gmail.com

Free counters!